Senin, 20 April 2026

Viny Felasiani

Bisnis Rendang Lewat Daring, Pelanggannya Hingga Mancanegara

Rendang merupakan makanan khas Minangkabau, Sumatera Barat yang disukai masyarakat dari berbagai kalangan.

Penulis: Ign Agung Nugroho |
Warta Kota/Ign Agung Nugroho
Viny Felasiani 

Saat ini Rendang Uni Viny memproduksi tiga varian masakan rendang, yakni rendang daging, rendang paru, dan rendang jengkol.

Aneka rendang itu dikemas dalam ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1 kilogram. Harganya mulai dari Rp 50.000 s/d Rp 280.000.

Lalu apa spesial rendang kemasan olahannya itu? Menurut Viny selain menggunakan resep leluhur dan hasilnya memiliki wangi khas, juga produk olahannya tahan lama, meski tanpa bahan pengawet.

"Tahan lama selain karena cara mengolahnya, juga karena kemasannya divacuum. Untuk rendang daging bisa kuat sampai dua tahun, jika disimpan di freezer, tanpa berubah warna dan rasa. Ini sudah diuji oleh konsumen di Eropa loh," kata Viny.

Untuk memasarkan rendang olahannya saat ini Viny memasarkan lewat daring, yakni dengan website : www.rendanguniviny.com dan sosial media (medsos), @rendanguniviny.

Sedangkan konsumennya, saat ini selain dari wilayah Jabodetabek, dan kota-kota besar di tanah air, juga telah merambah mancanegara, seperti Arab Saudi dan Eropa, antara lain Belanda dan Finlandia.

"Rendang aku bisa sampai ke sana (Arab Saudi dan Eropa) karena ada teman-teman, saudara yang tinggal di sana, sama via medsos juga. Nah mereka kan pesan tuh. Kalau pesan lagi biasanya teman-teman mereka itu pada ikut pesan juga," kata Sarjana Komunikasi lulusan Universitas Indonesia (UI) itu.

Istri dari Anwar Jayaningrat menambahkan, saat ini ia juga baru saja melakukan pengembangan produk usaha, yakni meracok Sambal Balado dan Sambal Bawang Rawit�kemasan. Harganya dibanderol Rp 23.000 dengan ukuran 200 gram.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved