Pembunuhan
Pembunuh Empi Dibekuk di Depan Istrinya yang Hamil
Muhamad Prio Santoso alias Rio (24), pembunuh Deudeuh Alfi Syahrin alias Empi (26), dibekuk di depan istrinya yang tengah hamil.
Rio tercatat sebagai guru privat bimbingan belajar (bimbel) di Jalan Surya Mandala I, Sunrise Garden, Kedoya, Jakarta Barat. Rio sudah memiliki seorang istri yang saat ini sedang hamil anak kedua. Ia telah memiliki anak pertama yang kini berusia 8 tahun.
Pantauan Warta Kota, Rabu (15/4) siang, Rumah Belajar tempat Rio mengajar itu menempati bangunan tiga lantai. Gedung berwarna biru muda itu, dua lantai dijadikan tempat belajar, dan lantai paling atas masih dikosongkan.
Rumah belajar tersebut menyediakan jasa bimbel dari tingkat SD, SMP dan SMA. Tampak murid berseragam SD hilir mudik di tempat bimbel ini.
Rekan-rekan kerjanya tak menyangka Rio melakukan aksi keji tersebut. "Orang-orang di sini nggak menyangka Rio bisa melakukan hal itu (pembunuhan)," ujar Ima, Staf Admin Rumah Belajar, saat ditemui Warta Kota.
Menurut Ima, dirinya masih melihat pelaku mengajar siswa kelas 12, Selasa (14/4) sore. "Ekspresinya sih saya lihat kemarin normal-normal saja, seperti nggak ada masalah," ucap Ima.
Dia membenarkan Rio tinggal di Bogor. Namun, Ima tak mengetahui alamat detailnya rumah Rio. "Saya juga kurang tahu dia sudah punya istri atau belum," katanya.
Rio sudah bekerja selama 1,5 tahun sebagai guru matematika di bimbel itu. Dalam seminggu, hampir setiap hari Rio mengajar. "Dia sama rekan-rekan di sini suka ngobrol, malah dia suka bercanda. Dia nggak tertutup orangnya," ungkapnya.
Keluarga lega
Sementara itu, Nur Hasanah (38), kakak ipar Empi mengatakan, keluarga akhirnya lega karena polisi telah berhasil menangkap pembunuh adiknya. "Kami sekeluarga lega karena pembunuh Empi sudah ditangkap polisi. Kami berharap pelaku dihukum setimpal sesuai perbuatan dan hukum yang berlaku," kata Nur Hasanah kepada Warta Kota, di rumahnya di Jalan Margonda, Gang Mangga RT 005/012, Kelurahan Depok, Pancoran Mas, Rabu (15/4) sore.
Nur mengatakan, saat melihat wajah pelakunya di televisi, ia menangis karena kembali teringat adik iparnya itu. "Saya sampai menangis kalau ingat kekejaman si pelaku. Saya geram banget ngeliat pelakunya di TV. Kejam sekali dia membunuh adik saya tanpa alasan jelas," ujar Nur.
Istri terpukul
Sementara istri Rio tampak terpukul saat mengetahui suaminya adalah tersangka pelaku pembunuhan. Perempuan itu kemarin pergi meninggalkan rumah kontrakan mereka di Bojonggede dengan raut muka sedih.
Hal itu dikatakan Supiah (29) tetangga Prio yang berjarak beberapa rumah di depannya. "Istrinya kelihatan buru-buru dan bingung sewaktu pergi. Wajahnya lesu dan tampak sedih sekali. Mata dan pipinya sembab," kata Supiah, Rabu (15/4).
Menurut Supiah, istri Prio sempat menjemur pakaian pagi hari, namun langsung pergi dengan menumpang motor saudaranya. "Dia pergi sama anaknya, pakaian yang dijemur pun belum diangkat," kata Supiah.
Kemungkinan sang istri shock dan sakit hati dengan kenyataan bahwa Prio adalah tersangka pembunuh, ditambah lagi ia melakukannya karena tidur dengan korbannya. "Sudah membunuh, selingkuh juga. Pasti sakitnya dobel Mas," ujar Supiah. (ote/bum/m3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150415-rio-santoso.jpg)