Minggu, 24 Mei 2026

Bocah TK Disodomi

Vonis Dua Guru JIS Coreng Wajah Sistem Peradilan Indonesia

Dua orang guru JIS, Neil Bentleman dan Ferdinant Tjong, menilai putusan majelis hakim terhadap mereka berdua tidak adil.

Tayang:

"Harusnya hal ini menjadi pertanyaan masyarakat akan kebenaran dari semua fitnah ini. Saya dan suami akan terus berjuang mendapatkan kebenaran dan keadilan," kata Tracy.

Pihak JIS sendiri menegaskan akan tetap mendukung Neil dan Ferdi memperjuangkan keadilan mereka. Pihak sekolah juga berkeyakinan bahwa kasus pekerja kebersihan PT ISS dan dua guru JIS, tidak pernah terjadi.

Semua cerita yang akhirnya menjadi dasar hakim untuk menghukum para pekerja kebersihan dan dua guru JIS hanya didasarkan pada opini publik yang sengaja didesain sejak awal.

“Kami sangat sedih dan kecewa dengan keputusan pengadilan terhadap Neil dan Ferdi. Kami tidak dapat memahami bagaimana keputusan tersebut dapat dibuat ketika tuduhan kasus ini sangat lemah dan tidak berdasar serta tidak didukung oleh bukti-bukti yang kuat," ujar Kepala Sekolah JIS Tim Carr.

Kasus ini, kata Jim Carr, sangat dipaksakan dan merupakan fitnah kepada Neil dan Ferdi yang merupakan guru teladan yang dihormati dan sangatlah mendedikasikan hidupnya kepada pendidikan dan anak murid mereka.

"Kami sangat kecewa pribadi-pribadi yang dihormati ini justru diperlakukan tidak adil secara hukum,” ujar Tim Carr.

Seluruh komunitas JIS – terlebih lagi Tracy dan Sisca, para istri dari kedua guru tersebut – sangat berduka akan hal ini.

Mereka sangat prihatin mengetahui bagaimana kasus ini telah memberikan dampak bagi keluarga Neil dan Ferdi.

Mereka harus menanggung beban dari tuduhan-tuduhan yang tidak dilakukan oleh suami dan ayah mereka.

Ferdi memiliki dua orang putri yang sampai saat ini masih trauma atas kehilangan ayahnya sejak Juni tahun lalu.

Sementara banyak murid dan anak didik Neil Bantleman, tidak hanya di Jakarta tapi juga di negara lain tempat ia pernah mengajar, yang sangat bersedih dan prihatin atas musibah yang dihadapi Neil.

“Kami akan terus memberikan dukungan kepada Neil dan Ferdi sampai mereka bebas. Guru-guru di seluruh dunia mengikuti kasus ini dengan kekhawatiran dan ketakutan, karena serangan tidak berdasar seperti ini dapat mengancam karir dan hidup mereka," kata Tim Carr.

Terlepas dari keputusan pengadilan hari ini, kata Tim Carr, dia percaya Tuhan akan memberikan jalan untuk terungkapnya kebenaran dan diraihnya keadilan bagi orang-orang yang tidak bersalah ini.

Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved