Kota Bekasi Butuh 50 Unit Bus Sekolah

PEMERINTAH Kota Bekasi memamerkan armada bus sekolah di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (10/1/2019) pagi.

Kota Bekasi Butuh 50 Unit Bus Sekolah
WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (kiri) dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzi saat menunjukkan bus sekolah di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Kamis (10/1/2018). Bus ini merupakan satu dari 21 armada bantuan yang diterima dari Kementerian Perhubungan melalui Provinsi Jawa Barat beberapa waktu lalu. 

PEMERINTAH Kota Bekasi memamerkan armada bus sekolah di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (10/1/2019) pagi.

Meski sudah di-launching, bus berukuran tiga perempat dari Kementerian Perhubungan ini belum bisa dioperasikan secara maksimal.

Alasannya, pemerintah tengah mengkaji rute-rute yang akan dilintasi bus untuk mengantar anak sekolah.

Hasto Kristiyanto: Zaman Orde Baru Banyak Aktivis Hilang, Sekarang Tiba-tiba Cuitan Hilang

"Lagipula bus ini baru satu unit, sehingga masih kurang untuk mengantar anak sekolah," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana.

Yayan Yuliana mengatakan, bus ini sebetulnya satu dari 21 unit armada yang dikasih Kementerian Perhubungan melalui Provinsi Jawa Barat beberapa waktu lalu. Sebanyak 20 unit armada lainnya dialihkan ke Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) untuk dijadikan angkutan umum TransPatriot.

Nantinya, kata dia, pemerintah akan mengalokasikan dana untuk membeli angkutan bus sekolah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dia memproyeksikan, setidaknya Kota Bekasi membutuhkan 50 unit bus sekolah untuk mengantar para pelajar ke sekolah, terutama yang wilayahnya tidak ada akses kendaraan umum.

Diborgol Sambil Senyum, Wakil Ketua DPR Nonaktif Taufik Kurniawan Berharap Diberikan Jalan Lurus

"Untuk hari ini baru sebatas launching, nanti ke depan kalau memang armada sudah ada, ya akan kita tentukan rutenya. Apalagi, sekolah kan banyak di Kota Bekasi, nanti akan kita lihat jalur mana aja yang bisa dilalui," tuturnya.

Menurut Yayan Yuliana, bus ini dioperasikan secara gratis untuk kalangan pelajar. Metode penjemputannya juga mirip angkutan umum, yaitu dijemput di pinggir jalan, terutama di halte ataupun plang yang terdapat tulisan bus sekolah.

"Karena bus sekolah ini diperuntukkan pelajar, tentunya harus gratis, agar mereka aman dan nyaman menuju sekolah," jelas Yayan Yuliana.

Soal Cuitan Andi Arief, Kubu Jokowi Minta SBY Tertibkan Prajuritnya

Meski baru ada satu unit, Yayan Yuliana berharap bila bus ini dioperasikan, setidaknya bisa memberi manfaat bagi para pelajar. Terutama, pelajar yang biasa menggunakan transportasi umum menuju sekolahnya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved