Ini Asal-usul Putri Sulung Soeharto Dipanggil dengan Nama Mbak Tutut

Siti Hardijanti Rukmana yang akrab disapa Mbak Tutut, merupakan putri sulung Presiden Soeharto.

Ini Asal-usul Putri Sulung Soeharto Dipanggil dengan Nama Mbak Tutut
tututsoeharto.id
Raden Ayu Siti Hartinah atau yang lebih dikenal dengan nama Ibu Tien Soeharto dan putrinya, Siti Hardijanti Rukmana atau Mbak Tutut, 23 Agustus 1990. 

SITI Hardijanti Rukmana yang akrab disapa Mbak Tutut, merupakan putri sulung Presiden Soeharto.

Ia lahir di Jakarta pada 23 Januari 1949. Ketika Ibu Tien Soeharto meninggal dunia pada 28 April 1996, Mbak Tutut menjadi Pelaksana Tugas Ibu Negara.

Ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Sosial, meski hanya beberapa bulan saja, mulai 14 Maret sampai 21 Mei 1998.

Baca: Jika Dilanjutkan, Perluasan Ganjil Genap Bakal Dimodifikasi

Tahukah Anda kenapa Siti Hardijanti Rukmana sejak kecil dipanggil Mbak Tutut? Ternyata tidak hanya sahabat dan masyarakat saja yang bingung, Mbak Tutut sendiri pun juga bingung.

Kebingungan dan rasa penasaran membuat Mbak Tutut memberanikan diri bertanya kepada Ibu Tien dan Presiden Soeharto.

“Bu, kenapa kok dalem (saya) dipanggil Tutut?”

Baca: Petenis Peraih Medali Emas Ini Masih Jomblo, Ini Syarat Jadi Pacarnya

“Jenengmu kuwi wuk (namamu itu nak), Siti Hardiyanti Hastuti. Bapak dan Ibu memilih panggilanmu dari nama yang terakhir. Tuti dari Hastuti,” jelas Ibu Tien.

“Bapak ibu selalu nimbali (memanggil) Tut… Tuti. Tapi, kadang-kadang kalau dipanggil, nggak mau nengok.Untuk menarik perhatian kamu, bapakmu membuat panggilan lucu, Tut, Tut, Tut… Waduh, keretanya mau lewat, berulang-ulang baru kamu nengok sambil tertawa wuk. Karena kebiasaan, akhirnya dipanggil Tutut," tutur Ibu Tien.

“Oooo, begitu tho bu. Saya kira…, saya kira …, saya kira …” Mbak Tutut menanggapinya sambil garuk-garuk kepala.

Baca: Frustasi Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Pemuda di Penjaringan Gantung Diri

“Saya kira apa tho wuk?” Ibu bertanya, sambil memandang wajah saya heran.

“Anu bu, saya kira, karena ibu dulu suka kentut, nyuwun sewu bu.” Saya menjawab sambil menyembah mohon maaf.

“Hush… kowe ki bocah nakal.” Ibu Tien menjawab sambil tertawa geli.

Presiden Soeharto pun tersenyum mendengarkan pembicaraan Mbak Tutut dengan Ibu Tien. Demikian asal usul nama panggilan Mbak Tutut yang dikisahkan melalui situs pribadinya, Selasa (4/9/2018). (*)

Penulis: Hamdi Putra
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved