TOPIK
Pabrik Petasan Terbakar
-
Pekerja anak, asalkan pekerjaannya ringan serta tidak mengganggu pendidikan anak dan tidak berbahaya bagi kesehatan anak, bisa dibenarkan
-
"Terakhir bilang ke saya dia mau keluar, ya katanya kecil gajinya hanya Rp 40.000, tempatnya juga kotor ngga nyaman, ngga betah..."
-
"Ya ini juga kami sudah temukan satu lagi kantong jenazah yang memang terlihat dari kepala sampai badannya..."
-
Pada hari ini, Senin (30/10), Rumah Sakit Polri Kramat Jati menyerahkan enam peti Jenazah kepada pihak keluarga.
-
Hingga hari ini sebanyak 15 Jenazah korban kebakaran Kosambi sudah berhasil teridentifikasi oleh Tim DVI Mabes Polri
-
Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah memeriksa sebanyak 18 saksi terbakarnya pabrik kembang api di PT Panca Buana Cahaya Sukses
-
Korban bernama Atin Puspita (32), yang sebelumnya menderita 80 persen luka bakar dan dirawat di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat.
-
"Pada hari ini, hasil dari kami ada 6 jenazah yang berhasil diidentifikasi..."
-
Dalam kesempatan tersebut, polisi kembali menemukan tulang belulang yang didapatkan dari dalam lokasi.
-
Tragedi maut kebakaran di pabrik kembang api, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Kamis (26/10/2017) pekan lalu, menyisakan rasa pilu.
-
Polisi dan warga selesai menyisir lingkungan pabrik petasan yang terbakar dan memastikan tidak ada jasad atau potongan tubuh manusia yang tertinggal.
-
Menurut Staf Humas RSUD Kabupaten Tangerang Lili, pihaknya memberikan pelayanan semaksimal mungkin dalam proses pengobatan terhadap para korban.
-
Atin Puspita (32) menambah daftar korban jiwa tragedi maut kebakaran pabrik kembang di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Kamis (26/10/2017).
-
Kebakaran gudang kembang api di Kosambi, Jumat (27/10), diduga disebabkan percikan bunga api dari pengerjaan las oleh Subarna Ega.
-
Suyatim, Ketua RW 03, Desa Cengklong, Kosambi menuturkan, masih banyak warga yang tidak mengetahui bahwa ada pabrik kembang api di daerahnya.
-
Aminah (35) menjadi salah satu korban kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang pada Jumat (29/10/2017) lalu.
-
Sari (43) menangis tiada henti ketika mengambil jenazah dua putrinya yang menjadi korban kebakaran pabrik kembang api di Kosambi.
-
Polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus terbakarnya pabrik kembang api di PT Panca Buana Cahaya Sukses, Kosambi, Tangerang.
-
Pagi tadi sekitar pukul 10.00, tim Disaster Victim Investigation telah mengidentifikasi 5 jenazah korban kebakaran pabrik kembang api di Kosambi.
-
Polisi masih melakukan identifikasi puluhan korban terbakarnya pabrik kembang api PT Panca Buana Cahaya Sukses, Kosambi, Tangerang.
-
Sejauh ini polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus kebakaran pabrik kembang api, yang diduga menewaskan sebanyak 48 korban jiwa.
-
Tim DVI RS Polri Kramat Jati kembali mengidentifikasi lima korban kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang.
-
Hingga kini, polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus kebakaran pabrik kembang api yang menewaskan sebanyak 48 korban jiwa.
-
Kelima jenazah tersebut berhasil diidentifikasi, setelah polisi melakukan pemeriksaan antemortem maupun postmortem.
-
Ada beberapa teknik yang dilakukan kepolisian guna dalam mengidentifikasi jenazah korban kebakaran, terutama yang kondisinya sudah sulit dikenali.
-
Dengan demikian, Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi empat korban dari 48 korban meninggal.
-
"Hasil Labfor menunjukkan penyebab kebakaran akibat percikan api las yang menyambar kembang api," kata Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono
-
"Korban bertambah dari 47 orang menjadi 48 orang," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta
-
"Saya enggak punya firasat sih sebelumnya," ujar Tuti saat ditemui usai menyemayamkan buah hatinya di TPU Desa Belimbing, Sabtu (28/10/2017).
-
Ia menyebut kalau putrinya ini merupakan gadis yang baik. Selalu riang gembira walau pun dari keluarga tak berada.