Jumat, 1 Mei 2026

Pabrik Petasan Terbakar

Video saat Sari Saat Mengambil Dua Jenazah Putrinya: Masya Allah, Anak-anakku

Sari (43) menangis tiada henti ketika mengambil jenazah dua putrinya yang menjadi korban kebakaran pabrik kembang api di Kosambi.

Tayang:
Rangga Baskoro
Sari (kanan) menangis dan nyaris pingsan ketika mengambil dua jenazah putrinya di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (29/10/2017). 

Laporan Wartawan, Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, KRAMATJATI -- Sari (43) menangis tiada henti ketika mengambil jenazah 2 orang putrinya yang menjadi korban kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang pada Jumat (27/10/2017) lalu.

Didampingi oleh anggota keluargnya yang lain, Sari mencoba untuk tetap tegar dibantu bimbingan dari tim DVI RS Polri Kramatjati yang mengusap-usap punggungnya ketika ia hendak menitikan air mata.

Hingga kemudian ia tak kuasa menahannya lagi ketika peti kayu yang diberi keterangan nama dua orang anaknya, yakni Nilawati (17) dan Unia (14) keluar dari ruang Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri.

"Masya Allah, anak-anakku," ujar Sari sambil mengusap air matanya menggunakan kerudung di lokasi, Minggu (29/10/2017).

Baca: Ini Cara Polisi Identifikasi Jenazah yang Terbakar Parah

Tak ada yang ia katakan selain menangis tersedu ketika menaiki mobil pengantar jenazah yang hendak menuju kediamannya di daerah Kosambi, Tangerang.

Langkahnya berat dan ia pun nyaris terjatuh.

Para anggota tim DVI pun merangkul tubuh Sari sambil menaiki mobil jenazah.

Masih di bawah umur

Kombes Edy Purnomo, Koordinator Post Mortem DVI RS Polri menuturkan, kedua jenazah berdasarkan data yang ada di Kartu Keluarga (KK), baik Nilawati dan Unia masih berada di bawah umur dan belum memiliki KTP.

"Data yang kami lihat berdasarkan KK, Nilawati itu (umurnya) 17 tahun, Unia 14 tahun," ujar Edy.

Edy mengatakan, keduanya merupakan kakak beradik berdasarkan hasil tes DNA kedua jenazah yang dicocokkan dengan DNA Sari.

Namun, ada beberapa hal yang berbeda dari kedua jenazah tersebut.

"Yang membedakan adalah pertumbuhan gigi, pola giginya serta usia yang ditentukan oleh pemeriksaan gigi. Satu lagi, Nilawati memakai tindik di lidah," katanya.

Saksikan videonya:

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved