TOPIK

JELAJAH MUSEUM

  • DJB pada Masa Pendudukan Jepang (1942-1945)

    Sejarah perbankan di Indonesia banyak diwarnai dengan lika-liku yang panjang, selama ratusan tahun. Perekonomian di Indonesia yang terus berkembang, ditandai dengan meningkatnya transaksi perdagangan.

  • DJB Pada Masa Revolusi

    Tepatnya, di ruangan setelah ruang peralihan. Di ruangan ini, digambarkan beberapa aktifitas perbankan pada masa itu serta perjalanan bank yang kemudian menjadi Bank Indonesia.

  • DJB Berdasarkan DJB Wet

    Pada dasarnya De Javasche Bankwet (DJB) 1922 adalah perpanjangan dari oktroi kedelapan DJB yang berlaku sebelumnya.

  • DJB Sebagai Bank Pertama di Indonesia

    Gagasan pembentukan bank sirkulasi untuk Hindia Belanda dicetuskan menjelang keberangkatan Komisaris Jenderal Hindia Belanda Mr. C.T. Elout ke Hindia Belanda.

  • Sejarah Perbankan Nusantara Sampai Awal Abad ke 19

    Berkunjung ke Museum Bank Indonesia (MBI), bisa membuat kita tahu mengenai sejarah perkembangan di Indonesia, khususnya sejarah Bank sentral yang pada masa kini bernama bank Indonesia.

  • Sejarah Perkembangan Bank Sentral di Nusantara

    Tim Jelajah Museum Wartakotalive masih terus menyusuri lorong-lorong yang menghubungkan antarruangan di Museum Bank Indonesia (MBI).

  • Mendobrak Mitos Sejarah Rempah-Rempah

    Pada ruang peralihan Museum Bank Indonesia, ditampilkan beberapa pelaut tersohor yang tercatat dalam sejarah tentang pelayarannya ke Nusantara.

  • Nusantara nan Kaya Rempah-rempah

    Berada di ruang peralihan Museum Bank Indonesia (MBI), benar-benar membuat kita terlempar ke masa lalu, dimana Nusantara menjadi suatu kawasan yang kondang di kalangan para pedagang dan pelaut dunia.

  • "Nenek Moyangku Seorang Pelaut"

    Dijelaskan pada tulisan dengan dasar kaca, bahwa pelaut Nusantara sudah melakukan perdagangan global sejak Alaf pertama tarikh umum.

  • Kaca Patri Cantik Khas Gedung Peninggalan Belanda

    Adanya kaca patri ini, dulunya, dimaksudkan untuk mempercantik Gedung De Javasche Bank yang saat itu baru saja direnovasi. Permukaan kaca sengaja dibuat tidak teratur untuk menciptakan dimensi bias wa

  • Kenyamanan Ruang Teater Museum Bank Indonesia

    Teater ini biasanya hanya diputar jika ada rombongan, tapi jika pengunjung terlihat jumlahnya cukup banyak, maka teater akan dibuka.

  • Sejarah Bangunan Museum Bank Indonesia

    Museum ini dulunya merupakan sebuah rumah sakit Binnen Hospitaal, lalu kemudian digunakan menjadi sebuah bank yaitu De Javashe Bank (DJB) pada tahun 1828.

  • Inilah Museum Modern Berteknologi Tinggi

    Kali ini Tim Jelajah Museum Wartakotalive berkunjung ke Museum Bank Indonesia, Selasa (30/10), yang memiliki perbedaan yang mencolok dari museum-museum yang lain, terutama dari segi desain ruangan

  • Menengok Koleksi Brankas Museum Mandiri

    Koleksi Brandkast Museum Mandiri dipamerkan di lantai dasar atau pada ruang yang berdekatan dengan safe deposit.

  • Prasasti Kaca Patri Nan Menawan di Museum Mandiri

    Prasasti Kaca Patri Museum Mandiri adalah hadiah Karel CJ van Aalst (1866-1939), presiden direktur ke-sepuluh NHM Batavia

  • Belajar Sejarah Mata Uang di Ruang Numismatik

    Beberapa hari berada di Museum Mandiri, kami, Tim Jelajah Museum wartakotalive, penasaran untuk berkunjung ke ruang Numismatik yang menurut denah lokasinya berada di lantai satu gedung museum.

  • Ruang Khasanah Didesain Antimaling

    Ruang Khazanah atau ruang kluis. Tempat ini merupakan salah satu unggulan yang berada di lantai dasar Museum Mandiri. Ada beberapa tangga yang bisa Anda gunakan untuk menuju ke tempat ini.

  • Menilik Ruang Rapat Besar Museum Mandiri

    Ruang rapat besar bisa dikatakan menjadi salah satu tempat unggulan yang ditawarkan oleh Museum Mandiri.

  • Ruang Chineesche Kast Hadirkan Nuansa Berbeda

    Pada ruangan ini, nampak sebuah ruangan yang dipagari dengan besi, seperti halnya penjara. Hal ini, dimaksudkan untuk keamanan saat petugas bank bertransaksi dengan nasabah.

  • Mesin Tik dari Masa ke Masa

    Mesin tik punya perjalanan panjang dalam sejarahnya. Mula-mula, diciptakan oleh Christoper L Scholes pada tahun 1714.

  • Timbangan Hidrolik dalam Dunia Perbankan

    Pada jaman dahulu, timbangan dalam bentuk neraca, yang memakai massa standar yang terbuat dari emas atau besi dengan massa yang berbeda-beda.

  • Ini Beberapa Syarat Benda Koleksi Museum Mandiri

    Tidak semua barang dengan mudah bisa menjadi koleksi di Museum Mandiri, ada syarat dan kriteria khusus yang ditetapkan pengelola. Lalu apakah syarat-syarat yang ditetapkan tersebut?

  • Tiga Mesin ATM Lawas Perkaya Koleksi Museum Mandiri

    Penemuan ATM juga didasarkan pada karya penelitian sejumlah penemu. Sedikitnya ada tiga nama yang tercatat dalam sejarah penemuan ATM, yakni Luther Simijian, John Shephred-Barron, dan Don Wetzel.

  • Nuansa Bank Tempoe Doeloe Sambut Pengunjung Museum Mandiri

    Adanya papan penunjuk arah yang menjelaskan lokasi-lokasi ruangan juga turut membantu para pengunjung yang masih ‘awam’ dengan tempat tersebut.

  • Yuk, Intip Koleksi Kalkulator Antik di Museum Mandiri

    Salah satu koleksi yang menarik untuk kita kupas, yakni berbagai macam kalkulator yang pernah digunakan sebagai alat bantu perbankan pada jaman dulu.

  • Sejarah Panjang Gedung Museum Mandiri

    Gedung Museum Bank Mandiri memiliki sejarah yang cukup panjang, hingga kini menjadi bangunan cagar budaya yang ramai dikunjungi masyarakat terkait sejarah serta koleksi perbankan tempo dulu.

  • Keramik Majapahit, Koleksi Lokal Tertua

    Pengamatan Wartakotalive, keramik yang sudah berusia tua ini memiliki tekstur yang bagus, laiknya desain keramik di masa sekarang.

  • Karya Negeri China-Jepang di Museum Keramik

    Selain menyimpan dan memamerkan koleksi keramik lokal dari berbagai daerah di Indonesia, Museum Seni Rupa dan Keramik juga mempunyai banyak sekali koleksi yang berasal dari luar negeri.

  • Seni Indonesia Tak Pernah Mati, Meski Sepi Pemberitaan

    Disadari atau tidak, selama ini sedikit sekali media, baik cetak maupun elektronik, yang konsen atau setidaknya menunjukkan keperduliannya terhadap seni.

  • Seni Rupa Indonesia di Masa Prasejarah

    Perjalanan sejarah seni rupa di Indonesia dimulai dari Jaman prasejarah, yaitu dari jaman Neolitikum awal, atau masa akhir Mesolitikum sekitar 4.000 tahun yang lalu.

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved