Koleksi layang-layang di museum ini, terdiri dari koleksi dalam negeri maupun koleksi dari manca negara, termasuk layang-layang tradisional dan modern.
BERKUNJUNG ke museum yang menyajikan koleksi sejarah dan budaya mungkin sudah menjadi hal biasa buat kita. Apalagi ke museum yang memamerkan kemajuan teknologi.
Badan Nasional dan Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menggelar Pameran Fotografi Bencana dan Penayangan Film Dokumenter Bencana di Halaman Museum Fatahillah Jakarta, selama dua hari
Selain menampilkan koleksi-koleksi persenjataan TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut, beberapa pesawat dan helikopter sumbangan TNI Angkatan Udara juga menjadi salah satu koleksi unggulan museum ini
Museum Satria Mandala mencatat berbagai macam peristiwa penting dan bersejarah yang pernah terjadi di Indonesia, yang melibatkan para pejuang bangsa yang mempertaruhkan jiwa dan raga
Salah satu peristiwa peperangan besar yang akan selalu tercatat dalam sejarah bangsa adalah pertempuran hebat selama lima hari di Semarang, antara para pejuang bangsa melawan tentara Jepang.
Masih di ruang Koleksi Dwi Tunggal Museum Satria Mandala, pada ruangan yang berada di sebelah sisi kiri menampilkan beberapa koleksi dan penjelasan mengenai kiprah Panglima Besar Jenderal Sudirman
Salah satu diorama yang terdapat di Museum Satria Mandala adalah sebuah gambaran mengenai pertempuran bersejarah yang terjadi di Surabaya pada 10 November 1945.
Selain diorama yang menggambarkan proklamasi kemerdekaan, pada lorong ini juga terdapat beberapa diorama lain yang menggambarkan peristiwa pasca pembacaan proklamasi kemerdekaan.
Museum Satria Mandala, merupakan salah satu sarana pewarisan nilai-nilai juang 1945 dalam pembinaan serta pelestarian jiwa dan semangat keprajuritan di lingkungan TNI.
Sebagian koleksi Museum Satria Mandala menempati ruangan terbuka, khususnya koleksi yang berupa kendaraan-kendaraan berat seperti tank, helikopter, pesawat terbang, rudal, dan sebagainya.
Pilihan jatuh pada Museum Satria Mandala yang merupakan museum sejarah perjuangan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang secara khusus menyajikan sejarah perjuangan TNI.
Meski museum ini dikenal sebagai komplek pemakanan para pejabat VOC maupun hartawan Belanda yang meninggal di Indonesia, ternyata nama Soe Hoe Gie juga ada di sini.
Berada di area depan bangunan Museum Taman Prasasti yang terletak di Jalan Tanah Abang I Jakarta Pusat, segera akan muncul kesan bahwa bangunan tersebut adalah bekas peninggalan Belanda.
Menurut sejarahnya museum ini merupakan hibah dari Tuan Tanah Gubernur Jenderal ke 29 Batavia, WV Halventius, putra Gubernur Jendral Jeremias Van Rimsdijk (1775-1777).
Banyak hal yang telah kita pelajari pada ruang bersejarah Museum Bank Indonesia (MBI). Setelah keluar dari ruangan tersebut, selanjutnya pengunjung akan masuk ke ruang perenungan.
Setelah mempelajari keadaan perbankan pada periode 1953-1959 pada salah satu ruang bernama Ruang Bersejarah, dimana keadaan di masa itu Indonesia sedang menggiatkan kehidupan ekonomi modern