TOPIK
Bom Kampung Melayu
-
"Melihat itu (kondisi korban), kami marah ya. Kita sebagai masyarakat Jakarta, mari kita menjaga suasana kedamaian," ucap Anies di RS Premiere Jatineg
-
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan jaringan pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu bersembunyi di wilayah Depok.
-
"Dia (Gilang) baru tinggal di sini dari tahun 2010, besar, sekolah semuanya di Jawa, lulus sekolah baru ke sini," kata Mukti (31), tetangga korban
-
Bripda Ridho Setiawan (21) menjadi salah satu polisi yang gugur dalam aksi bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur.
-
Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan menyempatkan diri menyambangi korban ledakan bom bunuh diri di Rumah Sakit (RS) Premiere Jatinegara
-
"Jadi untuk mempermudah dan penanganan lebih lanjut, karena masyarakat dan anggota akan dimintai keterangan, akan kami jadikan satu di RS Polri.."
-
Bripda Ridho Setiawan (21) menjadi salah satu korban yang gugur dalam aksi bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur.
-
Mabes Polri memberi gelar kehormatan anumerta kepada Bripda Taufan Tsunami, anggota Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya yang gugur terkena ledakan bom
-
Indonesia kembali berduka. Bom meledak di Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu (24/5/2017) malam.
-
Keluarga Bripda Taufan Tsunami mengikhlaskan kepergian anak kedua dari tiga bersaudara ini.
-
Pihak kepolisian mengamankan buku berkode bersimbah darah, setelah aksi bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017).
-
Rabu (24/5/2017) malam, Yuli Hari Utomo yang bekerja di Kantor Imigrasi di Depok, mendapatkan tugas piket malam.
-
Irjen Setyo Wasisto menjelaskan peristiwa ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017).
-
Kepolisian Daerah Metro Jaya langsung mendeteksi kelompok terduga teroris yang beraksi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur.
-
Ini disampaikan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul.
-
Pihak PT Transjakarta masih menunggu informasi dari polisi terkait kembali dioperasikannya Halte Kampung Melayu.
-
Tiga polisi yang gugur dalam aksi bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu (24/5/2017) malam, dimakamkan hari ini.
-
Plt Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat, meminta keluarga Bripda Imam Gilang Adinata tabah.
-
Sebanyak empat korban ledakan bom bunuh diri yang selamat masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Premier Jatinegara, Jakarta Timur.
-
Keluarga Bripda Taufan Tsunami (23) mengatakan, anak kedua dari tiga bersaudara ini berencana menikah dengan kekasihnya.
-
"Tidak benar pelaku bom bunuh diri merupakan warga Kebonpedes dan pesan berantai yang menjadi viral di dunia tersebut merupakan hoaks karena orangnya"
-
Lima orang korban bom Kampung Melayu yang dilarikan ke Rumah Sakit Premier Jatinegara.
-
Banyak masyarakat yang sengaja berhenti di lokasi ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur.
-
Ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu (24/5/2017) terdengar keras hingga 1 kilometer.
-
Pagi hari sebelum kejadian, Taufan berangkat seperti biasa ke kantornya di Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya.
-
Keluarga Bripda Taufan Tsunami tak menyangka anak kedua dari tiga bersaudara ini akan gugur begitu cepat saat bertugas di Kampung Melayu.
-
Namun, ledakan yang biasa didengarnya merupakan ledakan ban truk yang pecah saat melewati flyover Jatinegara.
-
Lokasi bom bunuh diri di Kampung Melayu pada Rabu (24/5/2017) malam, menurut saksi, berada di sekitar toilet umum.
-
Bripda Taufan merupakan salah satu dari tiga anggota kepolisian yang gugur saat tugas di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017).
-
Ledakan bom bunuh diri terjadi di Halte Bus TransJakarta Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekitar pukul 21.00 WIB.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved