Senin, 13 April 2026

Bom Kampung Melayu

Suara Ledakan Bom Bunuh Diri Tiga Kali Lebih Kencang Daripada Ban Truk Pecah

Namun, ledakan yang biasa didengarnya merupakan ledakan ban truk yang pecah saat melewati flyover Jatinegara.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Pecahan kaca di Halte Bus Transjakarta Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, JATINEGARA - Maruli (54), pedagang minuman di Terminal Kampung Melayu, mengaku sudah terbiasa mendengar suara ledakan di atas flyover Jatinegara, di dekat lokasi ledakan bom bunuh diri.  

Baca: Warga Berbondong-bondong Selfie di Lokasi Bom Bunuh Diri di Kampung Melayu

Namun, ledakan yang biasa didengarnya merupakan ledakan ban truk yang pecah saat melewati flyover Jatinegara.

Baca: VIDEO: Diduga Terkena Lontaran Kepala Manusia, Kaca Halte Bus TransJakarta di Kampung Melayu Pecah

"Saya sudah 25 tahun dagang disini (Terminal Kampung Melayu), tapi biasanya ban truk pecah, di atas flyover itu sering," ujarnya di lokasi, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017). 

Dua bom meledak di depan toilet umum sekaligus lokasi parkir sepeda motor dan angkot berwarna biru muda, tepatnya di depan Halte Bus Transjakarta Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekitar pukul 21.00 WIB.
Dua bom meledak di depan toilet umum sekaligus lokasi parkir sepeda motor dan angkot berwarna biru muda, tepatnya di depan Halte Bus Transjakarta Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekitar pukul 21.00 WIB. (TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTAMA)

Meski begitu, suara ledakan bom bunuh diri yang terjadi dua kali tadi malam, terdengar tiga kali lebih keras daripada ledakan yang biasa ia dengar.

Baca: Ada 8 Fakta Mengerikan Soal Bom di Kampung Melayu, No 3 Bikin Miris

Ledakan tersebut menyebabkan temannya yang tinggal di jarak sekitar 100 meter, datang menghampiri TKP

"Lapak saya kan kira-kira 50 meter. Teman saya saja sampai datang ke sini kok gara-gara dengar ledakannya," ungkap Maruli.

Lokasi kejadian dipenuhi cipratan darah, terutama di sekitar halte Bus TransJakarta.

Tercium pula bau amis yang menyebabkan masyarakat menutup hidungnya, lantaran tak tahan akibat bau yang menyengat. (*)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved