Bom Kampung Melayu
Suara Ledakan Bom Bunuh Diri Tiga Kali Lebih Kencang Daripada Ban Truk Pecah
Namun, ledakan yang biasa didengarnya merupakan ledakan ban truk yang pecah saat melewati flyover Jatinegara.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro
WARTA KOTA, JATINEGARA - Maruli (54), pedagang minuman di Terminal Kampung Melayu, mengaku sudah terbiasa mendengar suara ledakan di atas flyover Jatinegara, di dekat lokasi ledakan bom bunuh diri.
Baca: Warga Berbondong-bondong Selfie di Lokasi Bom Bunuh Diri di Kampung Melayu
Namun, ledakan yang biasa didengarnya merupakan ledakan ban truk yang pecah saat melewati flyover Jatinegara.
Baca: VIDEO: Diduga Terkena Lontaran Kepala Manusia, Kaca Halte Bus TransJakarta di Kampung Melayu Pecah
"Saya sudah 25 tahun dagang disini (Terminal Kampung Melayu), tapi biasanya ban truk pecah, di atas flyover itu sering," ujarnya di lokasi, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017).
Meski begitu, suara ledakan bom bunuh diri yang terjadi dua kali tadi malam, terdengar tiga kali lebih keras daripada ledakan yang biasa ia dengar.
Baca: Ada 8 Fakta Mengerikan Soal Bom di Kampung Melayu, No 3 Bikin Miris
Ledakan tersebut menyebabkan temannya yang tinggal di jarak sekitar 100 meter, datang menghampiri TKP
"Lapak saya kan kira-kira 50 meter. Teman saya saja sampai datang ke sini kok gara-gara dengar ledakannya," ungkap Maruli.
Lokasi kejadian dipenuhi cipratan darah, terutama di sekitar halte Bus TransJakarta.
Tercium pula bau amis yang menyebabkan masyarakat menutup hidungnya, lantaran tak tahan akibat bau yang menyengat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bom-di-kampung-melayu-9_20170525_101636.jpg)