Selasa, 14 April 2026

Berita Tangerang

Pernikahan Massal Jadi Simbol Persatuan dan Budaya di Tangerang

Melalui Tangerang Ngebesan, Pemkot Tangerang melengkapi kebahagiaan mereka dengan resepsi yang layak dan penuh makna.

Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
NIKAH MASSAL- Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin saat menghadiri prosesi nikah massal yang digelar di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (12/02/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Tangerang Ngebesan 2026 rayakan HUT ke-33 Kota Tangerang dengan resepsi pernikahan massal bagi 106 pasangan, menekankan kebersamaan dan keberagaman.
  • Wali Kota Sachrudin menekankan acara sebagai wujud pelestarian budaya Betawi dan memperkuat identitas serta persatuan warga.
  • Prosesi adat Betawi, termasuk Palang Pintu, silat, dan adu pantun, hadir sebagai daya tarik budaya dalam perayaan modern.

 


WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG-  Gelaran 'Tangerang Ngebesan 2026' memberikan nuansa berbeda pada momentum perayaan HUT ke-33 Kota Tangerang

Tangerang Ngebesan 2026 merupakan sebuah resepsi pernikahan massal yang bukan sekadar seremoni, tetapi juga perayaan kebersamaan dan pelestarian budaya Betawi.

Sebanyak 106 pasangan pengantin, terdiri dari 97 pasangan muslim dan 9 pasangan non-muslim, mengikuti prosesi yang digelar di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (12/02/2026).

 Kegiatan ini menjadi simbol nyata bahwa Kota Tangerang adalah rumah bagi semua golongan. 

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengungkapkan, Tangerang Ngebesan bukan hanya tentang merayakan pernikahan, tetapi juga tentang merawat nilai budaya dan memperkuat persatuan.

“Tangerang Ngebesan ini bukan sekadar resepsi, tetapi wujud kebersamaan dan identitas budaya kita. Kota Tangerang milik semua, dan kebahagiaan hari ini adalah kebahagiaan bersama,” ujar Sachrudin.

Baca juga: 100 Pasangan Nikah Massal di Masjid Istiqlal, Mahar Ditanggung Hingga Dapat Uang Buat Modal Usaha

Prosesi adat Betawi yang kental, seperti tradisi Palang Pintu dengan atraksi silat dan adu pantun jawara, menjadi daya tarik utama.

Nuansa budaya yang hidup di tengah perayaan modern menunjukkan bahwa kemajuan kota tetap berjalan beriringan dengan pelestarian tradisi.Para pasangan sebelumnya telah difasilitasi melalui Sidang Isbat Nikah dan Pencatatan Perkawinan.

Melalui Tangerang Ngebesan, Pemkot Tangerang melengkapi kebahagiaan mereka dengan resepsi yang layak dan penuh makna.

Seperti halnya yang dirasakan oleh Owen dan Mishel, pasangan penganut Konghucu, yang merasakan pengalaman tak terlupakan pada acara Ngebesan.

“Kami merasa bangga dan terharu bisa ikut dalam perayaan ini. Selain meriah, kami juga merasakan kebersamaan yang luar biasa. Semoga Kota Tangerang semakin maju dan harmonis. Terima kasih Pemkot Tangerang yang udh ngadain acara ini,” ungkap Owen. 

Melalui Tangerang Ngebesan 2026, Pemkot Tangerang menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang merawat kebahagiaan warganya, menjaga budaya, dan memperkuat persatuan dalam keberagaman.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved