Berita Tangerang
30 Perusahaan Raih Predikat Hijau dan Biru PROPER 2026 di Kota Tangerang
Pemkot Tangerang memberikan penghargaan PROPER 2026 kepada 30 perusahaan yang dinilai berhasil menerapkan pengelolaan lingkungan hidup
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Dian Anditya Mutiara
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang memberikan penghargaan kepada 30 perusahaan peraih predikat hijau dan biru dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2026.
- Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas penerapan praktik usaha yang ramah lingkungan, termasuk efisiensi sumber daya, pengelolaan limbah dan emisi, serta penerapan ekonomi sirkular.
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang baru saja menganugerahi penghargaan kepada perusahaan yang berhasil merealisasikan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi menuturkan, penghargaan diberi dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan mendorong ekosistem hijau.
"Kami memberikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi perusahaan-perusahaan yang telah mendukung praktik usaha dan industri yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan," ujar Wawan kepada awak media, Rabu (10/6/2026).
Adapun penghargaan diberikan kepada 30 perusahaan yang berhasil meraih predikat hijau atau lebih dari taat dan predikat biru (taat) pada PROPER tahun 2026
Baca juga: Kesadaran Warga Meningkat, DPRD DKI Jakarta Soroti Minimnya Fasilitas Pengolahan Sampah
Beberapa di antaranya seperti Pertamina Patra Niaga, Pratapa Nirmala, IRC Inoac Indonesia, Mitsuba Indonesia, Mayora Indah, Indofood Sukses Marmur, Multi Bintang Indonesia, dan sebagainya.
Penghargaan disampaikan dalam rangka mendorong keberlanjutan program efisiensi sumber daya, pengelolaan limbah dan emisi yang ramah lingkungan, sampai penerapan ekonomi sirkular di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Tangerang.
"Kegiatan ini bukti kolaborasi semua sektor, baik pemerintah maupun dunia usaha untuk bersama-sama mendorong pembangunan yang berkelanjutan sekaligus berwawasan lingkungan," paparnya.
Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Kota Tangerang juga melakukan sejumlah kegiatan mulai dari aksi korve membersihkan aliran sungai mulai titik Kampung Bekelir hingga Hutan Kota sampai penanaman ratusan pohon.
Dengan menggandeng Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) dan berhasil mengumpulkan 12,7 ton sampah seperi limbah rumah tangga, limbah organik, barang bekas yang dibuang sembarangan hingga beragam sampah plastik.
Baca juga: Dinas Pendidikan DKI Jakarta Serahkan Piala Lomba Pengumpulan Sampah Pendakian
"Lebaran Cisadane menjadi pengingat bahwa menjaga sungai bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, komunitas dan pemangku kepentingan lainnya," sambungnya.
Pelaksanaan uji emisi gratis selama dua hari terakhir dan Gelaran Car Free Day (CFD) di Tugu Adipura pun menuadi penutup rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di daerah yang dikenal berjuluk Kota Benteng itu.
Hari bebas kendaraan bermotor menjadi ruang kolaborasi besar yang melibatkan ratusan sekolah serta berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di Kota Tangerang yang dilaksanakan secara serentak di 13 kecamatan di seluruh wilayah Kota Tangerang pada Minggu (7/6/2026).
Pengumpulan Bank Sampah
Dalam kegiatan yang berlangsung pagi hari itu DLH Kota Tangerang melakukan penimbangan hasil pengumpulan bank sampah dari 500 sekolah yang masuk dalam penyelenggaraan Adiwiyata.
Bagi sekolah maupun masyarakat yang aktif melakukan sedekah sampah, mereka langsung diapresiasi dengan hadiah tanaman produktif seperti tomat, terong dan cabai, hasil kolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan guna mendukung program Ketahanan Pangan Nasional.
| DAIKIN Tambah Jaringan Showroom di BSD, Kawasan Cisauk Jadi Sasaran Ekspansi |
|
|---|
| Kulit Buah Disulap Jadi Deterjen Ramah Lingkungan di Tangsel |
|
|---|
| Belum Sebulan Menjabat, Kajari Kota Tangerang Garap Dugaan Korupsi Penyewaan Pesawat Terbang |
|
|---|
| Siswa dan Alumni SMK di Pamulang Tangsel Laporkan Kelakuan Mantan Kepsek usai Dugaan Child Grooming |
|
|---|
| Kepala SMK di Pamulang Tangerang Selatan Dicopot setelah Diduga Melakukan Child Grooming ke Siswinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/penghargaan-hari-lingkungan-hidup-sedunia-di-Jakarta.jpg)