Pendidikan
Mahasiswa Undip Gelar Composting Class, Manfaatkan Ampas Kopi Jadi Kompos Bernilai
Mahasiswa Program Studi Informasi dan Humas Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro menggelar kegiatan CSR bertajuk Composting Class.
WARTAKOTALIVE.COM, SEMARANG – Mahasiswa Program Studi Informasi dan Humas Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip) menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Composting Class Teman Berkebun x Kopi Djuara di Kebun Qita, Semarang Selatan, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik sekaligus memperkenalkan metode pengomposan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa berkolaborasi dengan komunitas Teman Berkebun dan Kopi Djuara. Salah satu hal yang menarik adalah penggunaan ampas kopi sebagai bahan utama pembuatan kompos.
Ampas kopi tersebut berasal dari Kopi Djuara sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengurangan limbah dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan ini diawali dengan sesi diskusi santai sambil menikmati kopi yang disediakan oleh Kopi Djuara.
Pada sesi tersebut, peserta diajak membahas berbagai isu lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah rumah tangga hingga potensi pemanfaatan limbah organik yang selama ini kerap dianggap tidak memiliki nilai guna.
Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar pengomposan yang disampaikan oleh fasilitator Teman Berkebun, Sany.
Materi yang diberikan meliputi jenis bahan organik yang dapat digunakan, proses penguraian, hingga tahapan pembuatan kompos yang mudah diterapkan di lingkungan rumah.
Dalam pemaparannya, Sany menjelaskan bahwa sampah organik memiliki potensi besar untuk diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman sekaligus membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).
Usai sesi pemaparan materi, peserta mengikuti praktik langsung pembuatan kompos menggunakan berbagai bahan limbah organik seperti kulit buah, sisa sayuran hijau, dan ampas kopi.
Melalui praktik tersebut, peserta diperkenalkan pada tahapan pengomposan mulai dari pemilihan bahan yang tepat, penyusunan komposisi, hingga teknik pencampuran yang diperlukan untuk menghasilkan kompos berkualitas.
Selain memperoleh pengalaman praktik, setiap peserta juga mendapatkan seedling soil yang dapat dibawa pulang untuk digunakan dalam aktivitas berkebun di rumah.
Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi lingkungan yang tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pengelolaan sampah organik secara mandiri.
Melalui kegiatan Composting Class Teman Berkebun x Kopi Djuara, mahasiswa Undip berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengurangan sampah organik sekaligus mendorong penerapan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
| Sekolah MA Insan Cendekia Nusantara Resmi Dibuka, Siap Lahirkan SDM Unggul |
|
|---|
| Kampus Gratis untuk Mahasiswa Prasejahtera Depok Perkuat Literasi Keuangan dan Fasilitas Belajar |
|
|---|
| Tingkatkan Kompetensi, Kemendikdasmen Latih Guru SLB Keterampilan Pertanian |
|
|---|
| Ruang Pintar Hadir, Harapan Baru bagi Anak-anak Pesisir di WIlayah 3T |
|
|---|
| BNN RI Dorong Mahasiswa Mercu Buana Ambil Peran untuk Melawan Narkotika, Begini Caranya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Mahasiswa-Undip-menggelar-Composting-Class-Teman-Berkebun-x-Kopi-Djuara.jpg)