Novena Hati Kudus Yesus, Bukan Sekadar Meminta
Bagi banyak umat, novena sering kali identik dengan permohonan doa untuk berbagai kebutuhan hidup
Menurutnya, novena tidak bertujuan mengetahui masa depan, melainkan memohon rahmat agar mampu menjalani masa depan bersama Allah.
Dalam pengalaman pastoralnya, Pater Deus mengaku lebih sering menyaksikan mukjizat berupa perubahan hati daripada peristiwa luar biasa yang spektakuler.
Banyak umat yang mengalami pertobatan, berdamai dengan anggota keluarga, menemukan kembali harapan setelah putus asa, atau kembali aktif dalam kehidupan menggereja setelah sekian lama menjauh.
"Yang paling nyata adalah kasih Kristus yang menyentuh hati dan mengubah cara manusia memaknai hidupnya," tuturnya.
Ia juga menyoroti kegelisahan yang banyak dialami generasi muda saat ini.
Menurutnya, ketertarikan pada tarot, astrologi, maupun berbagai sumber jawaban instan lahir dari kebutuhan akan kepastian, pendampingan, dan makna hidup.
"Anak muda mencari kepastian, makna hidup, dan pendampingan di tengah ketidakpastian. Gereja harus hadir dengan sikap mendengar dan menyambut, bukan menghakimi," kata Pater Deus.
Karena itu, Gereja dipanggil untuk menghadirkan komunitas yang ramah, imam dan pembimbing yang siap mendengarkan, serta ruang bagi kaum muda untuk mengalami kasih Kristus secara nyata.
Menjelang Perayaan Hati Kudus Yesus, Pater Deus mengajak umat yang sedang lelah, kecewa, gagal, atau kehilangan harapan untuk tidak takut datang kepada Tuhan.
"Jangan takut mendekat ke Hati Yesus yang Mahakudus. Hati Kudus Yesus adalah tempat perlindungan bagi yang kecewa, bingung, gagal, atau kehilangan harapan. Tidak ada luka yang terlalu dalam bagi belas kasih-Nya," ujarnya.
Baginya, Novena Hati Kudus Yesus adalah undangan untuk tinggal dalam kasih Allah dan menemukan kembali harapan di tengah dunia yang semakin sibuk menawarkan jawaban-jawaban instan.
Sebab tujuan utama novena bukanlah memperoleh apa yang dimohon, melainkan mengalami pembaruan hati agar semakin menyerupai Kristus yang lemah lembut, rendah hati, dan penuh belas kasih.
Melalui Novena Hati Kudus Yesus yang berlangsung hingga 11 Juni 2026, umat diajak membawa seluruh suka dan duka kehidupan ke hadapan Tuhan.
Dalam keheningan doa dan perjumpaan dengan Kristus, setiap orang diingatkan bahwa mereka tidak pernah berjalan sendirian.
Hati Yesus tetap terbuka sebagai sumber pengharapan, tempat perlindungan, dan tanda kasih Allah yang setia menyertai manusia sepanjang zaman.
| Paus Leo XIV Ungkap Kesamaan Cinta Kasih Katolik dan Islam |
|
|---|
| Dituding Pimpin Gereja Katolik Karena WN Amerika, Paus Leo XIV Balas Trump: Saya Tidak Takut |
|
|---|
| Ceramah Picu Polemik, Jusuf Kalla Dilaporkan 19 Organisasi ke Polisi |
|
|---|
| Ini Jadwal Perayaan Trihari Suci, dari Kamis Putih hingga Minggu Paskah di Jakarta |
|
|---|
| Gereja Katolik Kecam Penangkapan Presiden Venezuela oleh Amerika Serikat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/hati-kudus-Yesus.jpg)