Jumat, 5 Juni 2026

Berita Nasional

Ramalan Faisal Basri Dolar Tembus Rp18.000 di 2026 Kembali Viral

Ramalan mendiang ekonom Faisal Basri kembali viral di tengah gonjang-ganjing ekonomi Indonesia.

Tayang:
Editor: Desy Selviany
Istimewa
FAISAL BASRI - Ekonom Faisal Basri di Komunitas Utan Kayu pada 31 Mei 2024 memprediksi pelemahan rupiah di tahun 2026 

WARTAKOTALIVE.COM - Ramalan mendiang ekonom Faisal Basri kembali viral di tengah gonjang-ganjing ekonomi Indonesia. 

Ramalan Faisal Basri soal rupiah bakal anjlok di Rp18.000 per dolar Amerika Serikat di tahun 2026 dirasa mulai tepat. 

Padahal pernyataan tersebut dibuat Faisal Basri pada Tahun 2024 atau dua tahun sebelum kejatuhan ekonomi Indonesia mulai dirasakan. 

Mantan Asisten II Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia itu sebelum meninggal dunia sempat memprediksi ekonomi Indonesia yang berkaitan erat dengan kondisi politik nasional. 

Dalam pernyataannya, Faisal Basri mengatakan bahwa di saat Indonesia akan mengalami gonjang-ganjing ekonomi di mana rupiah mencapai Rp18 hingga Rp19 ribu maka pemerintah akan mulai kesulitan mengendalikan perekonomian. 

Di mana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak mampu lagi memberikan subsidi ke masyarakat. 

Ditambah, hubungan Presiden Prabowo dan sekutunya Joko Widodo (Jokowi) memburuk karena konflik kekuasaan. 

Maka kata Faisal Basri, di situlah permasalahan ekonomi dan politik bersatu yang akan membuat Indonesia tidak bakal kuat menahan bebannya. 

Di akhir pernyataannya, Faisal Basri bahkan memprediksi hal itu akan meledak di tahun 2026 paling lama. 

Baca juga: Rupiah Anjlok Rp18 Ribu per Dolar AS, Ini 7 Masukan Ganjar Pranowo untuk Pemerintahan Prabowo

“Prabowo akan meninggalkan Jokowi, Jokowinya akan kecewa dan semacamnya, mulai tension gitu. Nah kalau politik dan ekonominya nyatu, itulah krisis itu terjadi. Yang saya pikirkan paling lama 2026, makasih,” ucapnya dari potongan video yang viral. 

Diketahui pernyataan itu disampaikan Faisal Basri saat menjadi pembicara di Komunitas Utan Kayu pada Mei 2024.

Faisal Basri sendiri telah tutup usia empat bulan kemudian dari pernyataannya pada September 2024 karena serangan jantung. 

Video tersebut baru viral kembali pada Jumat (5/6/2026) di saat rupiah anjlok Rp18.000 per dolar AS. 

Ini adalah angka tertinggi dalam sejarah tekanan rupiah terhadap dolar

Dalam dunia ekonomi, ramalan seperti yang disampaikan Faisal Basri disebut economic forecasting atau peramalan ekonomi

Istilah ini merujuk pada proses memprediksi kondisi atau indikator perekonomian di masa depan, seperti pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), tingkat inflasi, suku bunga, dan tingkat pengangguran dengan menganalisis data historis dan tren pasar. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved