Berita Nasional
BGN Dibentuk di Era Jokowi, Hensat: Prabowo Bisa Dianggap Jadi Pahlawan Jika Hentikan Program MBG
Menurut Hendri, langkah tersebut justru dapat menjadi momentum bagi Prabowo untuk menunjukkan komitmennya dalam pemberantasan korupsi
Ringkasan Berita:
- Pengamat politik Hendri Satrio menyarankan Presiden Prabowo mempertimbangkan penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai mencuat dugaan korupsi yang menyeret pimpinan BGN.
- Menurutnya, langkah itu dapat menunjukkan keberanian Prabowo memberantas korupsi di lingkaran kekuasaan.
- Penghentian MBG juga dinilai dapat membantu menyelamatkan kondisi fiskal negara yang sedang tertekan.
.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Analisis Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio Hendri Satrio menyarankan Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah terungkapnya dugaan korupsi yang menyeret pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurut Hendri, langkah tersebut justru dapat menjadi momentum bagi Prabowo untuk menunjukkan komitmennya dalam pemberantasan korupsi dan perbaikan tata kelola keuangan negara.
"Dengan menghentikan MBG, Presiden Prabowo bisa dipersepsikan menjadi pahlawan," tulis Hendri Satrio dikutip dari akun X pribadinya, Kamis (4/6/2026).
Hendri menilai terdapat setidaknya dua alasan yang dapat memperkuat persepsi tersebut di mata publik.
Pertama, Prabowo dapat menunjukkan keberanian dalam memberantas korupsi meskipun kasus itu diduga melibatkan orang-orang yang berada di lingkaran kekuasaan dan program unggulan pemerintah.
Menurut dia, ketegasan terhadap dugaan penyimpangan anggaran akan menjadi pesan bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum.
"Berani memberantas korupsi di lingkaran terdekatnya," ujar Hendri.
Kedua, penghentian program dinilai dapat membantu mengurangi tekanan terhadap kondisi fiskal negara yang saat ini menghadapi berbagai tantangan pembiayaan.
"Selain itu juga menyelamatkan fiskal negara yang memang sudah ngos-ngosan," katanya.
Baca juga: Kepala BGN Ditangkap, Kejari Bakal Tindak Mitra MBG Nakal di Kabupaten Bekasi
Hendri menambahkan, secara politik Prabowo memiliki ruang untuk mengambil langkah tersebut karena BGN merupakan lembaga yang dibentuk pada periode pemerintahan sebelumnya.
Seperti diketahui, Badan Gizi Nasional (BGN) resmi dibentuk pada 15 Agustus 2024 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024.
Presiden Joko Widodo kemudian melantik Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN yang pertama di Istana Negara, Jakarta, pada 19 Agustus 2024.
Lembaga ini didirikan untuk menjalankan tugas kerawanan pangan dan gizi, sekaligus memfasilitasi program prioritas Makan Bergizi Gratis.
Meski demikian, Hendri mengakui program MBG telah menjadi salah satu program andalan Presiden Prabowo sejak masa kampanye hingga awal pemerintahannya.
| Korupsi di Imigrasi Rapi dan Terorganisir, Sengaja Buat Perusahaan Cangkang |
|
|---|
| Untuk Malaikat Jadi Kode Korupsi Wamen Imipas Silmy Karim |
|
|---|
| Korupsi MBG Terbongkar, Purbaya Akui Tukar Data dengan Kejagung |
|
|---|
| Nanik S Deyang Tampil Perdana sebagai Kepala BGN, Tegaskan Latar Pendidikannya Sarjana Biologi |
|
|---|
| Rupiah Anjlok Rp18 Ribu per Dolar AS, Ini 7 Masukan Ganjar Pranowo untuk Pemerintahan Prabowo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/PEMERINTAH-GAGAL-Analisis-Komunikasi-Politik-Universitas-Paramadina-Hendri-Satrio.jpg)