Senin, 1 Juni 2026

Warta Kesehatan

Harapan Baru Pasien Kanker Ovarium, Ahli Bahas Terapi Modern Minim Efek Samping

Forum tersebut menghadirkan pakar onkologi dari dalam dan luar negeri itu membahas berbagai inovasi terbaru

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Pixabay
MRCCC Siloam Semanggi menggelar The 6th Siloam Oncology Summit 2026 di Jakarta, 22-24 Mei 2026. Forum ilmiah yang menghadirkan pakar onkologi dari dalam dan luar negeri itu membahas berbagai inovasi terbaru dalam penanganan kanker, termasuk strategi menghadapi kanker ovarium yang resisten terhadap kemoterapi platinum 

Ringkasan Berita:
  • MRCCC Siloam Semanggi menggelar The 6th Siloam Oncology Summit 2026 sebagai forum kolaborasi dan pembaruan ilmu penanganan kanker berstandar internasional.
  • Salah satu sorotan utama adalah perkembangan terapi kanker ovarium yang masih menjadi keganasan ginekologi paling mematikan.\
  • Pakar onkologi membahas strategi mengatasi resistensi kemoterapi platinum melalui terapi target, imunoterapi, dan pendekatan de-eskalasi.

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perkembangan terapi kanker ovarium menjadi salah satu sorotan utama dalam The 6th Siloam Oncology Summit 2026 yang digelar MRCCC Siloam Semanggi di Jakarta, 22-24 Mei 2026.

Forum ilmiah yang menghadirkan pakar onkologi dari dalam dan luar negeri itu membahas berbagai inovasi terbaru dalam penanganan kanker, termasuk strategi menghadapi kanker ovarium yang resisten terhadap kemoterapi platinum.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen MRCCC Siloam Semanggi sebagai pusat layanan kanker terintegrasi di Indonesia dan Asia Tenggara dalam menghadirkan layanan onkologi berstandar internasional.

Chief Executive Officer Siloam International Hospitals, Caroline Riady, mengatakan kualitas layanan kanker tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan fasilitas, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia kesehatan.

Menurut Caroline, peningkatan kompetensi tenaga medis harus berjalan beriringan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan.

"Siloam International Hospitals percaya bahwa kualitas layanan kanker tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan fasilitas, tetapi juga oleh kesiapan dan kompetensi tenaga kesehatannya," ujar Caroline Riady.

Melalui Siloam Oncology Summit 2026, pihaknya ingin memperkuat kolaborasi ilmiah sekaligus mendorong peningkatan standar layanan kanker di Indonesia.

Baca juga: Turun Kasus Gangguan Irama Jantung, Siloam Hospitals TB Simatupang Gelar Deteksi Dini dan Edukasi

Dorong Pengembangan Precision Oncology

Executive Director MRCCC Siloam Semanggi, dr Edy Gunawan, MARS, menjelaskan perkembangan ilmu onkologi saat ini bergerak menuju pendekatan yang lebih personal melalui precision oncology.

Pendekatan tersebut memungkinkan terapi diberikan berdasarkan karakteristik biologis dan molekuler masing-masing pasien.

Menurut dr Edy, perkembangan teknologi diagnostik dan terapi modern menuntut tenaga kesehatan untuk terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya.

"Perkembangan terapi kanker modern tidak hanya berfokus pada peningkatan survival pasien, tetapi juga kualitas hidup melalui pendekatan terapi yang lebih personal dan minim efek samping," katanya.

Ia menambahkan, pengembangan layanan kanker berkualitas membutuhkan kolaborasi multidisiplin, inovasi teknologi, dan pembelajaran berkelanjutan.

Kanker Ovarium Masih Jadi Tantangan Besar

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved