Jumat, 29 Mei 2026

Berita Nasional

Golkar Bela Program Sapi Kurban Prabowo, Minta Tak Dipolitisasi

Partai Golkar menegaskan penggunaan APBN untuk sapi kurban Presiden Prabowo sah dan jadi bagian Program Bantuan Kemasyarakatan

Tayang:
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
BELA PRABOWO - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik Idrus Marham merespons polemik penggunaan anggaran negara untuk pengadaan sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Golkar menyebut pengadaan sapi kurban Presiden merupakan program bantuan kemasyarakatan yang sah.
  • Idrus Marham menilai bantuan tersebut tidak terkait kepentingan pribadi maupun pencitraan politik.
  • Program sapi kurban Presiden disebut turut membantu peternak lokal dan masyarakat penerima manfaat

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik Idrus Marham merespons polemik penggunaan anggaran negara untuk pengadaan sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah.

Idrus menegaskan, program bantuan sapi kurban Presiden merupakan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banpres) yang memiliki dasar hukum jelas, sah digunakan, dan sepenuhnya diperuntukkan bagi masyarakat.

Idrus juga menegaskan bahwa Ketua Umum DPP Partai Golkar telah menginstruksikan seluruh jajaran dan keluarga besar Partai Golkar untuk memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program dan kebijakan pemerintah, karena pasti berkaitan langsung dengan kepentingan rakyat, umat, dan negara.

“Ketua Umum Partai Golkar sudah menginstruksikan kepada seluruh keluarga besar Partai Golkar agar seluruh program pemerintah dan kebijakan Presiden, karena pasti menyangkut kepentingan rakyat, kepentingan umat, dan kepentingan bangsa harus kita dukung sepenuhnya. Karena itu, Golkar harus berada di barisan terdepan dalam mengawal kebijakan yang memang ditujukan untuk rakyat,” ujar Idrus saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (28/5/2026).

Baca juga: Polemik Sapi Kurban Prabowo Senilai 100 M, PDIP Minta Transparansi Pemerintah

Dinilai bukan Kepentingan Pribadi

Menurut Idrus, penyaluran 1.098 ekor sapi kurban oleh Presiden Prabowo tidak boleh dipersepsikan sebagai kepentingan pribadi ataupun pencitraan politik.

Sebab, seluruh bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia melalui masjid, pondok pesantren, organisasi keagamaan, dan kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“Penggunaan APBN oleh Presiden untuk bantuan sapi kurban itu adalah bentuk bantuan pemerintah kepada masyarakat. Tujuannya jelas, agar rakyat yang membutuhkan juga bisa merasakan kebahagiaan Iduladha. Itu dapat dipertanggungjawabkan karena menggunakan skema Banpres dan sudah dilakukan oleh presiden-presiden sebelumnya,” kata Idrus.

Ia menilai kritik yang mempersoalkan penggunaan APBN untuk pengadaan sapi kurban cenderung berlebihan dan mengabaikan substansi utama program tersebut, yakni nilai sosial, gotong royong, solidaritas, dan pemerataan kesejahteraan.

“Jangan semua hal dipolitisasi. Dalam tradisi pemerintahan Indonesia, bantuan kemasyarakatan seperti ini sudah berlangsung sejak lama dan dilakukan oleh presiden-presiden sebelumnya. Jadi tidak benar kalau ada narasi seolah-olah Presiden Prabowo menggunakan uang negara untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Baca juga: Ini Asal Muasal Dana Sapi Kurban Prabowo yang Disebut dari APBN

Idrus bahkan meminta publik tidak membangun prasangka yang tidak berdasar terhadap Presiden Prabowo.

Menurut dia, tidak mungkin seorang kepala negara mengambil kebijakan yang bertentangan dengan aturan hukum maupun ketentuan syariat.

“Kita harus yakin bahwa Presiden tidak mungkin mengambil langkah yang melanggar aturan. Dari aspek perundang-undangan sudah jelas, dari aspek syariat juga tidak ada masalah. Semua sudah dikaji dan dipastikan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Penyaluran Sapi Kurban Program Rutin Presiden

Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjelaskan bahwa penyaluran sapi kurban Presiden merupakan bagian dari program Bantuan Kemasyarakatan Presiden yang rutin dijalankan pemerintah setiap tahun.

Pada Idul Adha tahun ini, pemerintah menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban ke seluruh Indonesia.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved