Berita Jakarta
Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Sinergi Aparat dan Ormas Jadi Kunci
Prestasi Bersama, Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Sinergi Aparat dan Ormas Jadi Kunci
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Capaian Jakarta sebagai kota teraman kedua di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) pada 2026 mendapat respons dari Forum Lintas Ormas (FLO) Provinsi DKI Jakarta.
Prestasi tersebut dinilai sebagai hasil kolaborasi erat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam menjaga stabilitas wilayah.
Baca juga: PKB Angkat Budaya Betawi Jadi Agenda Politik, Muscab Jakarta Jadi Panggung Konsolidasi 2029
Ketua Umum FLO Provinsi DKI Jakarta, Juaini Yusuf, menilai situasi kondusif di Ibu Kota tidak terlepas dari kerja bersama berbagai elemen, termasuk masyarakat di tingkat akar rumput.
“Alhamdulillah selama ini setelah kami koordinasi dengan Polda, dengan TNI dan DKI Jakarta juga situasinya masih lebih aman kan, dan sekarang DKI Jakarta menurut Kapolda jadi nomor dua yang teraman di Asia Tenggara,” kata Juaini di sela kegiatan halal bihalal FLO di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Sabtu (18/4/2026).
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan lahir dari sinergi yang konsisten antara ormas dan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban sosial.
“Ya tentu itu semua hasil kerja sama kita (masyarakat) dengan aparat Polri, TNI dan juga semua ormas yang ada di Jakarta,” imbuhnya.
Baca juga: Pramono Anung Haramkan Politik di BUMD Jakarta: Direksi Harus Profesional, Bukan Titipan Parpol
Dalam praktiknya, FLO berperan sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah, sekaligus mitra strategis dalam menjaga keamanan wilayah.
Juaini menyebut, pihaknya kerap menerima arahan untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pengamanan bersama aparat.
“Kami menerima instruksi dan perintah bersinergi dengan Polda, dengan TNI, dan dengan jajaran Pemprov DKI yang memang selama ini sudah kami laksanakan, yaitu sama-sama bersinergi untuk menjaga situasi Jakarta supaya aman dan kondusif,” ucapnya.
Selain itu, FLO juga memiliki kemampuan mobilisasi anggota dalam jumlah besar untuk mendukung kegiatan pengamanan.
Hal ini menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga stabilitas di lapangan.
“Kalau dilepas semuanya, seperti yang kadang-kadang Kapolda minta, kami apel siaga di Polda itu bisa sampai 5.000 anggota,” kata Juaini.
“Karena memang ya semuanya siap gitu ketika dipanggil dan itu sudah komitmen kami semuanya,” ujarnya.
Baca juga: Sering Sebabkan Kecelakaan, 3 Bangunan Liar di Matraman Jakarta Timur Dibongkar
Tak hanya di aspek keamanan, FLO juga aktif melakukan pembinaan internal terhadap ormas yang tergabung, termasuk memastikan legalitas organisasi.
Hingga kini, sekitar 150 ormas telah menjadi bagian dari forum tersebut.
| Tragis, Dua Bocah Kakak Beradik Tewas Terseret Arus di Cipayung Saat Hujan Deras |
|
|---|
| Obat Tertentu Disalahgunakan, Jakpus dan BBPOM Jakarta Bergerak Selamatkan Generasi Muda |
|
|---|
| Akses Jalan di Tanjung Priok Jakarta Utara Macet Total, Aktivitas Depo Kontainer Jadi Sorotan |
|
|---|
| Hercules Polisikan Balik Sani Fitriana karena Dianggap Memberikan Keterangan Berlebihan |
|
|---|
| Tunggu Janji Gubernur, Pedagang Pasar Taman Puring Masih Bertahan di Lokasi Bekas Kebakaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Juanita-Jusuf.jpg)