Harga Sembako
Harga Beras hingga Cabai Meroket, Emak-emak Jakarta Mulai Putar Otak
Harga beras, cabai, ayam, dan sejumlah bahan pangan di Jakarta naik. Warga mengurangi belanja, pedagang mengeluhkan keuntungan makin tipis.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kenaikan harga bahan pangan pokok kembali membuat ibu rumah tangga dan pedagang pasar tradisional di Jakarta resah.
Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, cabai, bawang, hingga berbagai jenis sayuran mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.
Kondisi tersebut terlihat di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026). Aktivitas jual beli memang masih berlangsung seperti biasa, namun keluhan mengenai harga kebutuhan pokok terdengar hampir di setiap sudut pasar.
Baik pembeli maupun pedagang mengaku sama-sama terdampak oleh tren kenaikan harga yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Salah satu warga Senen, Tina (45) mengaku kenaikan harga paling terasa terjadi pada beras. Menurutnya, dalam sepekan terakhir harga beras premium mengalami kenaikan sekitar Rp1.000 per kilogram.
Kenaikan tersebut menambah beban pengeluaran rumah tangga yang sebelumnya sudah tertekan oleh mahalnya harga kebutuhan lain.
Baca juga: Dudung Soroti Harga Cabai dan Bawang Naik saat Tinjau Pasar Induk Kramat Jati
"Semua naik, beras juga awalnya naik Rp500 sekarang Rp1.000, nggak tahu sampai kapan naik lagi," kata Tina saat ditemui di Pasar Senen.
Sebagai ibu rumah tangga, Tina mengaku harus mengubah pola belanja agar kebutuhan keluarga tetap terpenuhi.
Jika sebelumnya ia masih rutin membeli makanan olahan atau frozen food sebagai stok di rumah, kini ia lebih memprioritaskan kebutuhan pokok yang dianggap paling penting.
Menurutnya, pengeluaran untuk kebutuhan dapur kini jauh lebih besar dibanding beberapa bulan lalu.
Akibatnya, sejumlah kebutuhan sekunder terpaksa dikurangi agar anggaran rumah tangga tetap seimbang.
"Kalau sekarang yang penting beras, minyak, sama lauk untuk makan sehari-hari. Yang lain-lain dikurangi dulu," ujarnya.
Baca juga: Harga Beras Merangkak Naik, Pedagang Pasar Senen Kehilangan Pelanggan: Order Online Turun Drastis
Tak hanya harga bahan makanan yang naik, Tina juga menyoroti tingginya harga plastik belanja.
Ia mengaku kini lebih sering membawa tas belanja sendiri dari rumah karena sejumlah pedagang juga mengeluhkan mahalnya harga plastik kemasan.
"Kita juga sekarang bawa tas sendiri. Pedagang bilang harga plastik masih mahal, jadi kalau bisa ya hemat," katanya.
| Dudung Soroti Harga Cabai dan Bawang Naik saat Tinjau Pasar Induk Kramat Jati |
|
|---|
| Harga Minyak Curah Rp 23 Ribu Per Kg, Pemprov DKI Pastikan Stok MinyaKita Tetap Aman |
|
|---|
| Harga Cabai Merah Naik Menjadi Rp 90 Ribu Per Kg di Pasar Kemiri Depok |
|
|---|
| Harga Daging di Pasar Tomang Barat Usai Lebaran Masih Rp 160.000, Pembeli Makin Sepi |
|
|---|
| Harga Bawang Merah di Pasar Tomang Jakarta Barat Naik 3 Kali Lipat, Ada Hubungan dengan Israel? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pedagang-dan-konsumen-Pasar-Senen-akibat-harga-naik12.jpg)