Kamis, 16 April 2026

Pelecehan Seksual

Pendakwah Inisial SAM Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Santri, Begini Modusnya

Modus yang digunakan, SAM diduga mengajak santrinya untuk mendengarkan ceramahnya, lalu menjanjikan belajar ke Mesir.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
DUGAAN PELECEHAN SEKSUAL - Kuasa hukum para korban dan Ustaz Abi Makki dalam konferensi pers di kawasan Pangeran Antasari, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026). Guru sekaligus pendakwah berinisial SAM dilaporkan ke Mabes Polri atas dugaan pelecehan seksual sesama jenis. (Dok: Ramadhan L Q, bukan istimewa). 

Ringkasan Berita:
  • Guru/penceramah SAM dilaporkan ke Bareskrim atas dugaan pelecehan seksual terhadap santri di Bogor sejak 2021.
  • Modus: iming-iming sekolah gratis ke Mesir untuk mendekati korban.
  • Korban disebut lebih dari satu, termasuk anak di bawah umur, mengalami trauma dan dugaan intimidasi.
  • DPR dan kuasa hukum desak penetapan tersangka serta pemulangan SAM dari Mesir.

 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q 


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Guru sekaligus pendakwah berinisial SAM dilaporkan ke Mabes Polri atas dugaan pelecehan seksual sesama jenis.

Kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis yang diduga dilakukan SAM terhadap para santrinya di bilangan Bogor, Jawa Barat ini telah dilaporkan ke Mabes Polri pada 28 November 2025 dengan nomor laporan LP/B/586/XI/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI tanggal 28 November 2025. 

Modus yang digunakan, SAM diduga mengajak santrinya untuk mendengarkan ceramahnya, lalu menjanjikan belajar ke Mesir.

Ustaz Abi Makki yang merupakan saksi serta orang yang mengetahui awal dugaan pelecehan sesama jenis itu mengungkapkan, SAM kerap mendekati korban dengan iming-iming keberangkatan sekolah gratis ke Mesir yang disebut berasal dari dana umat atau jemaah, bukan dana pribadi.

"Diundang biasanya, lalu untuk menyampaikan ceramah, setelah itu ayo yang mau ke Mesir, ayo-ayo silakan, nanti saya sekolahkan, saya atur-atur, mulai dekat, mulai dekat. Iming-imingnya itu, mau diberangkatkan sekolah gratis ke Mesir, korban juga ada yang sudah berangkat ke Mesir," tutur Ustaz Abi Makki kepada wartawan, Kamis (15/4/2026).

Ia menyebut bahwa dugaan kejadian tersebut telah terjadi sejak 2021 lalu.

Baca juga: UI Bekukan Status Akademik 16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Verbal

Teman dekat dari pelaku yang kini sudah meninggal sempat menceritakan sikap menyimpang SAM.

"Kasus ini mulai terkuak saat almarhum, salah satu teman pelaku melaporkan ada beberapa korban yang menjadi sasaran pelaku sebagai pemuas nafsu bejad yang menyimpang," tuturnya.

"Para korban ini merupakan para anak didiknya saat menimba ilmu agama di rumah," sambung dia.

Saat itu, korban dan sejumlah tokoh agama telah melakukan tabayyun dan SAM sempat meminta maaf serta berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Namun, pada 2025, dugaan kasus kembali muncul setelah para guru dan korban menyampaikan adanya pengakuan perbuatan serupa. 

Para korban kemudian didampingi untuk melapor ke pihak berwenang.

Menurut Abi Makki, terdapat sejumlah korban, termasuk di bawah umur, yang diduga mengalami pelecehan berulang, bahkan di tempat ibadah, sehingga menimbulkan trauma. Seluruh korban disebut merupakan laki-laki.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved