Kasus Pemerasan
Rayu Pengusaha Sawit Lewat VCS, Mahasiswi Ini Raup hingga Rp 1,6 Miliar
Pengusaha sawit Riau jadi korban pemerasan lewat VCS. Pelaku Sisilia Hendriani dan pacarnya ditangkap Ditreskrimsus Polda Riau.
“Kami akan tindak tegas segala bentuk kejahatan digital. Kami imbau masyarakat berhati-hati saat berkomunikasi dengan orang yang tidak dikenal,” ucap Kombes Ade.
Kasus Sisilia ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap ajakan pribadi dari orang asing.
Chairman CISSReC, Pratama Persadha, mengingatkan masyarakat untuk tidak mengangkat panggilan video dari nomor tak dikenal.
“Modus VCS sudah marak sejak 2019. Pelaku memanfaatkan kerentanan korban untuk memeras,” ujarnya.
Ia juga mengimbau agar korban tidak menuruti permintaan pelaku jika sudah terlanjur terjebak. “Jangan membayar tebusan karena tidak menjamin video tidak disebarkan,” katanya.
Selain itu, korban dapat segera mengganti username dan membuat akun pribadi menjadi privat agar tidak mudah dilacak pelaku.
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Sahroni dan Polisi Bekerja Sama Bongkar Dugaan Pemerasan, Pelaku Mengaku Utusan Pimpinan KPK |
|
|---|
| Duduk Perkara Ahmad Sahroni Diperas Rp300 Juta oleh Empat Orang yang Mengaku sebagai Petugas KPK |
|
|---|
| Licik dan Serakahnya Jaksa Azam Akhmad, Peras Tersangka Rp11,7 M, Atasan Cuma Dibagi Rp500 Juta |
|
|---|
| Kasus Dugaan Pembunuhan oleh Anak Bos Prodia P21 saat AKBP Gogo Galesung Jadi Kasatreskrim |
|
|---|
| Polisi Gadungan Berpangkat Kompol Bertugas di Polda Peras Pelaku Prostitusi Online, Dibekuk Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Sejoli-peras-pengusaha-sawit.jpg)