Kamis, 21 Mei 2026

Berita Karawang

Tak Ada yang Istimewa, Begini Perayaan Hari Jadi Karawang ke-392

Tak Ada yang Istimewa, Begini Perayaan Hari Jadi Karawang di Lapangan Karangpawitan, Karawang Barat pada Minggu (14/9/2025).

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
HARI JADI KARAWANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar apel Hari Jadi ke-392 Karawang di Lapangan Karangpawitan, Karawang Barat pada Minggu (14/9/2025). Tak ada hal yang istimewa alam perayaan Hari jadi Karawang tahun ini. 

"Hari ini Karawang mencetak rekor yang bukan hanya nasional saja. Tapi dunia. Karena belum pernah ada yang membentuk peta besar dengan nasi tumpeng sebanyak di Karawang," katanya.

Dia menyebutkan, sesuai dengan hasil verifikasi dan validasi data rekor, maka Karawang kini meraih rekor dunia yang membentuk peta besar menggunakan nasi tumpeng.

Berdasarkan verifikasi, katanya, tercatat bahwa peta Karawang yang dibentuk seluas 25x30 meter dengan menggunakan nasi tumpeng sebanyak 1.600 tumpeng itu masuk rekor terbesar di dunia.

Viral Video Ribuan Tumpeng Dibuang

Video ribuan nasi tumpeng dibuang saat perayaan Hari Jadi ke-391 Kabupaten Karawang, viral di media sosial. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menegaskan bahwa nasi tumpeng yang dibuang itu sudah basi dan tidak layak makan.

Selain itu jumlah nasi tumpeng yang dibuang hanya sedikit atau sebagian kecil saja.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengungkapkan, pihaknya telah memecahkan rekor Muri pembuatan 1.600 nasi tumpeng berbentuk peta Karawang saat perayaan HUT Karawang.

Menurutnya nasi tumpeng tersebut bukan dari Pemkab Karawang dan tidak menggunakan anggaran Pemkab.

Melainkan kata dia adalah sumbangan dari berbagai badan usaha, diantaranya rumah sakit hingga perusahaan yang ada di kawasan Kabupaten Karawang.

Baca juga: Sembilan Bulan Program Pemagangan Dibuka, Pemkab Karawang Klaim Salurkan 6.744 Orang Pekerja

"Jadi nasi tumpeng itu dari bantuan pihak luar yang memberikan support untuk Karawang," ujar Aep di Karawang pada Senin (16/9/2024).

Selain pemecahan rekor Muri, kata Aep, kehadiran 1.600 nasi tumpeng itu guna meningkatkan perekonomian masyarakat karena dipesan dari para UMKM atau pelaku usaha rumahan di masyarakat.

"Setelah tercatat sebagai rekor dunia, nasi tumpeng dibagikan secara gratis untuk masyarakat," katanya.

Terkait video viral itu, Aep juga meluruskan bahwa sebagian kecil dari nasi tumpeng tersebut memang diketahui sudah tidak layak makan.

Namun sebagian besarnya sudah dibagikan dengan makan bersama masyarakat yang hadir pada perayaan hari jadi Karawang.

Sumber: WartaKota
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved