Berita Nasional
Dukung Program 3 Juta Rumah, KAI Bangun Rusun MBR Manggarai Tahun Ini
KAI kembangkan rusun berbasis TOD di Manggarai, terhubung transportasi publik dan pusat aktivitas.
Sebagai simpul transportasi utama di Jakarta, Stasiun Manggarai melayani mobilitas yang sangat tinggi setiap hari. Lebih dari 770 perjalanan kereta api melintas di stasiun ini, terdiri dari sekitar 638 perjalanan KRL Jabodetabek, sekitar 70 perjalanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta, serta layanan kereta api jarak jauh.
Tingginya mobilitas tersebut tercermin dari jumlah pengguna Stasiun Manggarai yang mencapai 5,14 juta gate in pada 2023, meningkat menjadi 5,57 juta pada 2024, dan berada pada 5,45 juta pada 2025.
Stasiun Manggarai juga menjadi stasiun transit utama yang melayani lebih dari 200 ribu penumpang transit setiap hari.
Sementara itu, jumlah pengguna Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta juga menunjukkan peningkatan, dari 1,97 juta penumpang pada 2023 menjadi 2,24 juta pada 2024, dan kembali meningkat menjadi 2,34 juta penumpang pada 2025.
Data tersebut menunjukkan bahwa kawasan stasiun memiliki aktivitas mobilitas yang sangat tinggi sehingga pengembangan hunian di area tersebut menjadi solusi yang relevan untuk mendukung pola hidup urban yang lebih efisien.
Melalui pengembangan kawasan berbasis stasiun ini, KAI ingin menghadirkan ekosistem kota yang lebih terintegrasi antara hunian, transportasi, dan aktivitas ekonomi, sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien serta kualitas hidup di kawasan perkotaan dapat terus meningkat.
Strategi Pembangunan Nasional
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan bahwa program pembangunan tiga juta rumah menjadi bagian penting dari strategi pembangunan nasional untuk memperluas akses hunian layak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Program ini diarahkan untuk mengurangi housing backlog, meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat berpenghasilan rendah, serta menggerakkan berbagai sektor industri yang terkait dengan pembangunan perumahan.
Baca juga: Jelang Idul Fitri, BNPP RI Percepat Penanganan Pascabanjir Bandang di Aceh
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan lahan strategis milik BUMN, termasuk PT Kereta Api Indonesia (Persero), guna menghadirkan kawasan hunian terintegrasi berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang menghubungkan hunian dengan transportasi publik serta pusat aktivitas ekonomi di perkotaan.
“Program pembangunan tiga juta rumah menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap AHY dalam siaran tertulis pada Selasa (17/3/2026).
"Pengembangan hunian berbasis Transit Oriented Development di kawasan stasiun menghadirkan keterpaduan antara tempat tinggal, transportasi publik, dan pusat kegiatan ekonomi. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi mobilitas, membuka peluang usaha, serta menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih produktif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Perumahan Hashim Djojohadikusumo menyampaikan apresiasi atas langkah KAI yang menghadirkan pengembangan hunian di kawasan stasiun secara simultan di beberapa kota besar.
Menurutnya, pemanfaatan aset strategis milik negara untuk pembangunan perumahan memberikan peluang percepatan program nasional penyediaan hunian bagi masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah.
Ia menilai pembangunan perumahan memiliki dampak luas bagi perekonomian karena mampu menggerakkan berbagai sektor industri, mulai dari konstruksi, bahan bangunan, hingga industri pendukung lainnya.
Melalui program ini, pemerintah mendorong terciptanya akses hunian yang lebih sehat dan terjangkau sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi serta pemerataan kesejahteraan.
| Ahmad Sahroni Cabut Laporan Kasus Edit Wajah dengan AI, Pilih Jalur Damai |
|
|---|
| Kajari Karo Danke Rajagukguk Ditarik ke Kejagung, Kasus Amsal Sitepu Dievaluasi |
|
|---|
| Tegas! JK Bantah Tudingan Danai Kasus Ijazah Jokowi, Siap Tempuh Jalur Hukum |
|
|---|
| Nyawa Prajurit TNI Jadi Korban, Massa Geruduk Kedubes AS dan Kecam Brutalnya Perang Global |
|
|---|
| Warga Apresiasi Layanan Immicare, Inovasi Keimigrasian di Era Kepemimpinan Hajar Aswad |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/PERUMAHAN-RAKYAT-Maket-Rusun-MBR-Manggarai-yang-berlokasi-di-Jalan-Manggarai-Utara.jpg)