Minggu, 14 Juni 2026

Berita Nasional

PNM Ingatkan Pentingnya Dukungan Keluarga bagi Kesehatan Mental Anak

Menurut Kindaris, kesehatan mental anak merupakan tanggung jawab bersama yang harus mendapat perhatian seluruh elemen masyarakat.

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
EDUKASI KESEHATAN- PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia menggelar kegiatan edukasi kesehatan mental anak di Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). 
Ringkasan Berita:
  • KPAI mencatat 116 kasus pengakhiran hidup pada anak usia 10-18 tahun selama 2023-2025, mayoritas terjadi pada kelompok usia 13-17 tahun.
  • PNM bersama KPPPA menggelar edukasi kesehatan mental anak dan pola asuh keluarga di Bajawa, Kabupaten Ngada, NTT.
  • Kegiatan juga diisi pemeriksaan kesehatan gratis serta aktivitas belajar bagi anak-anak dan keluarga.
  • PNM turut mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan usaha pala guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kesehatan mental anak menjadi isu yang semakin mendapat perhatian di Indonesia. Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat sebanyak 116 kasus pengakhiran hidup pada anak usia 10 hingga 18 tahun terjadi dalam periode 2023-2025.

Mayoritas kasus tersebut terjadi pada kelompok usia 13 hingga 17 tahun.

Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan suportif bagi tumbuh kembang anak.

Melihat kondisi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia menggelar kegiatan edukasi kesehatan mental anak di Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para orang tua, khususnya ibu, untuk memahami pentingnya kesehatan mental anak serta pola pengasuhan yang tepat dalam mendampingi mereka menghadapi masa pertumbuhan dan transisi pendidikan.

Selain edukasi pengasuhan, kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis serta berbagai aktivitas belajar informal bagi anak-anak.

Baca juga: Menaikkan Pendapatan Nasabah dan Pemberdayaan Jadi Cara PNM Jauhkan Masyarakat dari Rentenir

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, pemberdayaan perempuan memiliki dampak yang luas, tidak hanya terhadap kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga terhadap kualitas pengasuhan anak.

Menurutnya, perempuan yang memiliki akses terhadap pengetahuan, dukungan, dan peluang usaha akan lebih siap menjadi fondasi keluarga yang kuat.

"PNM percaya perempuan yang berdaya dapat membawa perubahan positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mendukung para ibu agar semakin mandiri sekaligus memahami pentingnya pola asuh yang penuh perhatian," ujar Kindaris pada Jumat (12/6/2026).

Ia menambahkan, kesehatan mental anak merupakan tanggung jawab bersama yang harus mendapat perhatian seluruh elemen masyarakat.

"Kami percaya setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh empati," katanya.

Tak hanya menyasar aspek sosial, program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan prasejahtera di wilayah Bajawa.

PNM mendorong pengembangan klaster usaha buah pala sebagai salah satu potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan masyarakat.

Melalui pendampingan usaha, pembiayaan, dan pelatihan, perempuan pelaku usaha ultra mikro diharapkan mampu meningkatkan keterampilan, memperkuat usaha, serta membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved