Sabtu, 11 April 2026

Berita Nasional

Pesan Imlek Presiden Prabowo "Jaga Harmoni dan Harapan di Tahun Kuda Api"

Pesan Imlek Presiden Prabowo Subianto "Jaga Harmoni dan Harapan di Tahun Kuda Api"

Editor: Joanita Ary
Youtube Sekretariat Presiden
UCAPAN IMLEK -- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada seluruh masyarakat yang merayakan, Selasa (17/2/2026). Ucapan tersebut disampaikan melalui akun X resmi miliknya, @prabowo, bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Imlek yang tahun ini jatuh pada 17 Februari 2026. 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada seluruh masyarakat yang merayakan, Selasa (17/2/2026).

Ucapan tersebut disampaikan melalui akun X resmi miliknya, @prabowo, bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Imlek yang tahun ini jatuh pada 17 Februari 2026.

“Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, 17 Februari 2026,” tulis Prabowo dalam unggahannya.

Kepala Negara juga menyampaikan harapan agar perayaan tahun baru ini membawa keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Semoga membawa kesehatan, kedamaian, dan kemakmuran bagi kita semua,” lanjutnya.

Dalam unggahan tersebut, Prabowo turut menyertakan sebuah ilustrasi bertuliskan “Selamat Tahun Baru Imlek 17 Februari 2026”.

Visual itu menampilkan gambar kuda berwarna merah, melambangkan Shio Kuda Api yang menjadi simbol tahun 2026 dalam kalender Tionghoa atau 2577 Kongzili.

Dalam astrologi Tionghoa, Kuda dikenal sebagai simbol energi, kebebasan, semangat, dan kerja keras.

Sementara unsur api merepresentasikan keberanian, dinamika, dan tekad yang menyala.

Kombinasi Kuda dan elemen Api kerap dimaknai sebagai tahun yang penuh pergerakan, transformasi, serta dorongan kuat untuk maju dan berinovasi.

Tahun Baru Imlek merupakan salah satu hari besar keagamaan yang dirayakan umat Konghucu dan masyarakat Tionghoa di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Perayaan ini bukan sekadar pergantian tahun dalam sistem penanggalan lunar, melainkan juga momentum refleksi, doa, serta penguatan ikatan keluarga.

Tradisi seperti sembahyang, berkumpul bersama keluarga, berbagi angpao, hingga pertunjukan barongsai menjadi bagian dari perayaan yang sarat makna kebersamaan.

Di Indonesia, Imlek telah lama menjadi bagian dari mozaik kebudayaan nasional.

Setelah melalui perjalanan sejarah yang panjang, perayaan ini kini dirayakan secara terbuka dan menjadi hari libur nasional.

Sumber: KOMPAS
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved