Putuskan Rantai Kebodohan dan Kemiskinan, Pendidikan Bagi Generasi Penerus di Kaltim jadi Solusi
Berbagai upaya terkait dengan pendidikan terus didorong supaya menjadi jalan untuk keluar dari kemiskinan bagi para generasi penerus bangsa.
Ringkasan Berita:
- Berbagai upaya terkait dengan pendidikan terus didorong agar menjadi jalan untuk keluar dari kemiskinan.
- Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud mengatakan pihaknya berinisiatif menorehkan program yang menyasar generasi penerus bangsa.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Berbagai upaya terkait dengan pendidikan terus didorong agar menjadi jalan untuk keluar dari kemiskinan.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud mengatakan pihaknya berinisiatif menorehkan program yang menyasar generasi penerus bangsa.
Hal itu yang diwujudkan dengan program Gratispol untuk bisa menyentuh langsung masyarakat Kalimantan Timur.
Ia mengingatkan bahwa program ini adalah bagian dari janji kampanye dan kini jadi kebijakan nyata yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo.
“Kaltim Emas harus bebas dari ketidakmampuan dan kemiskinan. Kita akan memutus rantai kebodohan dengan ilmu, dan rantai kemiskinan dengan kesempatan,” tegas pria yang akrab disapa Harum, berdasarkan keterangan, Minggu (7/12/2025).
Gratispol bukan hanya program melainkan simbol harapan, bahwa pemerintah bisa berpihak, hadir, dan peduli pada kebutuhan rakyat.
Baca juga: UI Terima Permintaan Maaf Teguh Dartanto atas Pelanggaran Integritas Akademik yang Melibatkan Bahlil
Tidak tanggung-tanggung, terdapat enam program besar langsung diwudjudkan menembus batas mimpi rakyat.
Dari pendidikan, kesehatan, hunian, internet desa, hingga sentuhan spiritualitas, semuanya dibalut satu semangat, membangun generasi emas.
Bersama dengan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Harum menunjukkan bahwa perubahan bukan mustahil.
Adapun enam program Gratispol yang telah dirilis di antaranya pendidikan gratis dari jenjang SMA/K dan pendidikan tinggi jenjang D3 hingga S3.
Selain itu ada juga program Gratis Seragam Sekolah sebagai dukungan nyata bagi siswa dari keluarga prasejahtera.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Cermati Pledoi Nadiem, Aktivis Sebut Eks Menteri Cuci Tangan dan Korbankan Bawahan Soal Chromebook |
|
|---|
| Kemenag RI Ungkap Nasib Ratusan Siswa Padepokan Padang Ati Usai Kasus Kekerasan Seksual |
|
|---|
| Rustini Muhaimin Dorong Budaya Literasi dan Numerasi Sejak Dini |
|
|---|
| Belajar Mandarin Lebih Interaktif, CVS Gelar Sesi Offline Lewat Kelas Tatap Muka |
|
|---|
| Yudi Latif: Meritokrasi Dapat Lahirkan Elitisme Baru Bila Tak Ada Pemerataan Akses Pendidikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Gubernur-Kalimantan-Timur-Rudy-Masud-Minggu-7122025.jpg)