Kamis, 4 Juni 2026

Premanisme

Polisi: Bukan Preman yang Datangi Warung Istri Epy Kusnandar Tapi Tukang Parkir Mabuk Minta Makan

Polisi: Bukan Preman yang Datangi Warung Istri Epy Kusnandar Tapi Tukang Parkir Mabuk Minta Makan

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Budi Sam Law Malau
Instagram @karinaranau9
DIGANGGU PREMAN - Polisi meluruskan kabar terkait warung makan milik aktor Epy Kusnandar dan istrinya Karina Ranau, yang disebut menjadi sasaran pungutan liar (pungli) dan aksi premanisme. Menurut polisi bukan preman minta pungli yang datang ke warung milik aktor pemeran Kang Mus di Preman Pensiun tersebut, tetapi tukang parkir mabuk yang minta makan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Polisi meluruskan kabar terkait warung makan milik aktor Epy Kusnandar dan istrinya Karina Ranau, yang disebut menjadi sasaran pungutan liar (pungli) dan aksi premanisme.

Epy Kusnandar dikenal sebagai preman Kang Mus dalam sinetron Preman Pensiun.

Hal itu terjadi di warung makan Epy dan Karina di Jalan Haji Samali, Pancoran, Jakarta Selatan.

Baca juga: Wasiat Epy Kusnandar Ingin Dimakamkan di Garut, Begini Penjelasan Anaknya

Sebelumnya diberitakan warung mereka di Pasar Minggu, Jaksel.

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengatakan tidak ada unsur pungutan liar (pungli) di warung Epy dan Karina pada Minggu (19/10/2025) malam.

Menurut Kompol Mansur, hal itu hanya merupakan percekcokan mulut antara pihak warung dan dua orang pria yang diketahui sebagai tukang parkir setempat.

“Kondisinya gini, itu warung, malam hari udah mau tutup. Nah ada yang minta makan, tadi hasil penyelidikan anggota Serse begitu, itu tukang parkir yang biasa nongkrong di situ," ucapnya, saat dihubungi, Senin (20/10/2025).

"Mau tutup, barang ini habis, habis itu dia enggak terima lah. Akhirnya dengan nada tinggi lah mereka begitu, akhirnya terjadilah percekcokan mulut, itu aja sebetulnya," sambung Mansur.

Menurutnya berdasarkan penyelidikan sementara, kedua pria ini diduga dalam keadaan setengah mabuk saat kejadian berlangsung. 

“Informasinya dari warung sebelah, mereka itu setengah teler,” ungkapnya.

Keributan terjadi sekitar tengah malam.

Di mana warung hendak waktu tutup. Warung biasanya beroperasi dari pukul 13.00 siang hingga larut malam.

Menanggapi isu yang menyebut adanya pungli, Kompol Mansur membantah tegas tudingan tersebut. 

“Bukan pungli. Setelah kami minta keterangan, ini hanya masalah minta makan. Barang sudah habis karena mau tutup. Jadi dugaan pungli itu tidak benar,” tegasnya.

Hingga saat ini, Kompol Mansur menuturkan bahwa belum ada laporan polisi (LP) dalam perkara itu.

Baca juga: Warung Makan Epy Kusnandar dan Karina Ranau Diduga Jadi Sasaran Pungli Para Preman, Ini Kata Polisi

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved