Sabtu, 23 Mei 2026

Makan Bergizi Gratis

Kebersihan Terjamin dan Higienis, SPPG Polri Disebut Bisa Jadi Role Model Program MBG

SPPG Polri Bisa Jadi Role Model Program MBG, Kebersihan Terjamin dan Higienis

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
dok. Forum Tempe Indonesia
MBG - Sejumlah murid sedang menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) besutan Presiden RI Prabowo Subianto. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto sempat mendapatkan sorotan dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah pakar memberikan masukan demi kelancaran program MBG tersebut melalui diskusi bertajuk 'Dinamika dan Harapan Menuju Indonesia Emas 2045'.

Acara itu dihadiri oleh Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) dan pakar kesehatan dari Universitas Yarsi, Prof Tjandra Yoga Aditama.

Menurut Tjandra, masukan pertama yang harus dilakukan oleh Presiden Prabowo adalah melakukan evaluasi terhadap program MBG.

"Kita sudah punya banyak pengalaman, apa yang bisa kita lakukan dan saya yakin banyak yang bisa kita lakukan supaya keracunan ini tidak terjadi lagi kalau tidak diminimalisir," ujarnya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2025).

Tjandra melanjutkan, kandungan gizi pada MBG perlu ditinjau ulang agar benar-benar terjamin kualitas bagi siswa yang menerima makanan tersebut.

Ia ingin program ini bisa memenuhi gizi generasi penerus bangsa bukan sekedar memberikan makanan yang justru menimbulkan masalah.

Baca juga: 4.800 Jaringan Gas di Bekasi Terputus, Pipa Bocor Usai Pengerukan Drainase

"Apakah status gizi makanan yang ada ini cukup baik? Ada juga orang yang protes ini gak bagus, ada cuma wortel sama beginilah. Jadi sekalian evaluasi yang kedua itu," jelas dia.

Tjandra menegaskan, pemerintah harus punya beberapa opsi terkait pendistribusian MBG untuk para siswa.

Program seperti ini, kata dia, dibeberapa negara ada opsi membayar sebagian karena melibatkan pihak internal sekolah atau pemerintah daerah.

"Saya enggak bilang itu bagus atau enggak (dibayar sebagian dan ditanggung sekolah/daerah), tapi ada bagusnya dibuka berbagai kemungkinan untuk lihat mana yang kira-kira lebih cocok untuk Indonesia atau satu sistem atau berbagai sistem," ucapnya.

Tjandra mengaku, SPPG Polri bisa jadi role model dalam menyediakan MBG bagi para siswa di Indonesia. 

Pasalnya, lanjut dia, Kebersihan jadi modal utama di SPPG Polri demi terjaminnya kualitas makanan yang baik dan bergizi. 

"Nah ini, ini Polri ya. Jadi pada bulan Juni, ini sudah ada perwakilan Kementan ke SPPG Polri ini. Dan mereka bilang luar biasa higienis," ucapnya.

"Salah satu contoh evaluasi yang pertama tadi. Jadi untuk penjaga keracunan makanan, ini salah satu contoh yang bisa kita pakai," sambung Tjandra.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved