Selasa, 5 Mei 2026

TIPS

Tips dr Firisha Virgidewi Agar Tetap Sehat Saat Lebaran dan Mudik Bebas dari Mengantuk

dr Firisha Virgidewi bagikan tips menikmati hidangan Lebaran tanpa khawatir kolesterol, gula darah, dan tekanan darah naik. Apa saja?

Tayang:
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
TIPS - Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Rumah Sakit Siloam, dr. Firisha Virgidewi di kawasan Kemang, Mampang, Jakarta Selatan pada Selasa (11/3/2026). Dirinya membagikan rahasia jitu agar masyarakat bisa merayakan momen Idul Fitri dengan sehat lewat konsep 'Lebaran tanpa lebar-an'. 

Ringkasan Berita:
  • Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Firisha Virgidewi, membagikan tips agar masyarakat tetap sehat saat Lebaran
  • Kuncinya adalah mengatur porsi makan, membatasi kuah santan, menjaga asupan karbohidrat, serta tetap menyediakan ruang untuk sayur dan buah.
  • Untuk pemudik, hindari gula berlebihan dan perhatikan minuman berenergi.
  • Istirahat di rest area serta konsumsi protein, serat, dan cairan secukupnya membantu tetap fit sepanjang perjalanan.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Momen Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran selalu identik dengan kebahagiaan dan hidangan lezat yang menggugah selera.

Mulai dari opor ayam, ketupat, sambal goreng ati, hingga aneka kue kering dan gorengan.

Namun hati-hati ketika kalap menyantap hidangan khas Lebaran bisa memicu malapetaka bagi tubuh.

Tak jarang, usai libur Lebaran banyak masyarakat yang mengeluhkan kolesterol naik, tekanan darah tinggi, hingga gula darah melonjak tajam.

Lantas, bagaimana caranya agar kita tetap bisa menikmati hidangan Lebaran tanpa harus was-was dengan ancaman penyakit?

Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Rumah Sakit Siloam, dr Firisha Virgidewi membagikan rahasia jitu agar masyarakat bisa merayakan momen Idul Fitri dengan sehat. Ia menyebut konsep ini sebagai 'Lebaran tanpa lebar-an'

"Kita tetap bisa sehat, happy, dan menikmati makanan apapun yang disediakan. Tipsnya supaya tidak bermasalah ke depannya adalah: sesuaikan porsinya," kata dr. Firisha Virgidewi kepada Wartakotalive.com, ketika ditemui di kawasan Kemang, Mampang, Jakarta Selatan pada Selasa (11/3/2026).

Hal itu disampaikan disela acara media gathering Siloam Hostpitals Mampang bertajuk "Ramadhan Revive: Strong Bones, Strong Bonds, Siloam Hoslspitals Mampang'.

Bagi Anda pencinta makanan bersantan seperti opor, Firisha menyebut bahwa makanan tersebut tetap boleh dinikmati, namun ada syaratnya.

Baca juga: Naura Hakim Bahagia Jadi Hantu di Film Komedi Horor Tiba Tiba Setan

"Anda boleh mencicipi berbagai lauk protein yang dimasak, tetapi jika lauknya bersantan, batasi kuahnya, lauknya boleh dimakan. Misalnya daging ayam tanpa kulit sangat bisa dinikmati, kulitnya disisihkan," ucap wanita berusia 35 tahun ini.

Selain itu, godaan ketupat juga kerap membuat banyak orang lupa diri.

Seringkali masyarakat memakan dua potong ketupat sekaligus dengan lauk yang sedikit. 

Menurut Firisha, hal ini harus diseimbangkan.

Karbohidrat harus dikonsumsi secukupnya, dan yang paling pantang dilupakan adalah wajib menyediakan ruang dalam perut untuk sayuran dan buah-buahan.

"Walaupun ada makanan bersantan, gorengan, kita harus tetap mindful (sadar penuh). Sesuaikan porsinya agar tidak bablas. Perhatikan juga asupan zat gizinya, terutama serat dan cairan," jelasnya.

Tips Hindari Mengantuk saat Mudik

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved