Pemekaran Wilayah
Pemekaran Jadi 3 Kelurahan, Warga Kapuk Minta Perangkat Daerah Urus Macet dan Banjir
Warga Kapuk menyambut antusias soal pemekaran wilayahnya menjadi 3 kelurahan, namun mereka meminta banjir dan macet diatasi.
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejumlah warga Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, merespons terkait pemekaran wilayah yang akan dilakukan pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam waktu dekat ini.
Beberapa warga sudah mengetahui rencana pemekaran ini, beberapa lainnya mengaku belum tahu.
Rodiah (44), warga yang sudah mendiami wilayah Kapuk sejak bayi, mengaku sudah mendengar rencana ini.
Dia juga tidak keberatan apabila wilayahnya dipecah.
Sebab, ia percaya ada yang akan bertanggungjawab atas hal tersebut.
Baca juga: Warga Kapuk Diminta Sesuaikan Adminduk Usai Pemekaran Kelurahan Baru
"Kalau diganti, otomatis semua identitas ganti. Saya enggak masalah karena itu udah ada tugasnya masing-masing, kalau warga kita mah ngikutin aja," ujar Rodiah, Minggu (5/10/2025).
Rodiah juga mengaku tak keberatan apabila proses administrasi di awal akan sulit lantaran banyak warga yang juga megurus.
Namun, lantaran hal itu dianggapnya sebagai sebuah prosedur, Rodiah tak mempermasalahkannya.
Salah satu yang menjadi fokus Rodiah setelah pemekaran ini adalah terkait banjir yang kerap terjadi di wilayah Kapuk.
Baca juga: Atasi Jumlah Penduduk yang Padat, Pemkot Jakbar Lakukan Pemekaran Wilayah Kapuk Jadi 3 Kelurahan
"Banjir sih, kalau macet hal biasa, itu udah makanan sehari-hari, banjir kadang parah sampai di atas mata kaki, kalau di sini masih tinggi ibaratnya," jelas Rodiah.
Rodiah pun optimis, perangkat daerah lebih ahli dalam mencari solusi atas permasalahan banjir yang menahun di wilayah Kapuk.
Sementara itu, Dimas (22) mengaku belum mengetahui soal rencana pemekaran wilayah Kapuk.
Hanya saja apabila dimekarkan, Dimas berharap perangkat daerah bisa mengatasi sejumlah permasalahan di Kapuk, termasuk banjir dan macet.
"Kalau saya sih ngelihatnya, Kapuk jadi lebih baik sih jadi terus pengennya sih Kapuk enggak ada kriminalitas lagi kalau udah pemekaran," kata Dimas.
"Macet juga, sama banjir banyak banget masalah di Kapuk," imbuhnnya.
| Atasi Jumlah Penduduk yang Padat, Pemkot Jakbar Lakukan Pemekaran Wilayah Kapuk Jadi 3 Kelurahan |
|
|---|
| Politisi Gerindra Kesal pada Pemkot Jakarta Barat, tak Mendukung Pemekaran Kelurahan Kapuk |
|
|---|
| Ini 14 Kecamatan yang Siap Dilepas Pemkab Bogor untuk Dukung Pembentukan Kabupaten Bogor Barat |
|
|---|
| 60 Persen Warga Kota Bekasi Setuju Gabung ke Jakarta, Begini Respons Rahmat Effendi |
|
|---|
| Bantuan Anggaran dari Jabar ke Kota Bekasi Melonjak Jadi Rp 147 Miliar, tapi Belum Bisa Kalahkan DKI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rodah1.jpg)