Demonstrasi
'Perang' Pendemo Vs Polisi Makin Mencekam, Saling Serang Gas Air Mata dengan Kembang Api
Tembakan gas air mata terus terdengar dari aparat kepolisian demi membubarkan massa aksi yang disinyalir sebagai kelompok anarko.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Feryanto Hadi
Selain itu, tampak juga seorang demonstran lain terhuyung akibat terpapar gas air mata.
Matanya memerah dan sulit bernapas sehingga harus dibawa menjauh dari lokasi konsentrasi gas.
Beberapa relawan medis tampak sigap memberikan bantuan darurat, sementara sejumlah peserta aksi lainnya berusaha menenangkan massa agar tidak semakin panik.
Kericuhan ini menambah ketegangan di sekitar kawasan Senayan yang sejak siang sudah dipadati ribuan massa.
Akses lalu lintas menuju Gedung DPR pun tersendat karena aparat memperketat barisan dan menutup sebagian jalan.
Hingga sore hari, situasi masih belum sepenuhnya kondusif.
Aparat keamanan terus berjaga dengan kendaraan taktis, sementara kelompok massa mencoba bertahan di sekitar area depan DPR.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
Demo Ricuh, Flyover Pejompongan hingga Rel Stasiun Palmerah Dikepung Api hingga Asap Pekat |
![]() |
---|
Baru Pulang Tes Kerja, Dua Pemuda Ditangkap Polisi karena Dicurigai Akan Ikut Aksi Demo |
![]() |
---|
Ada Ratusan yang Ditangkap, KPAI Tegaskan Remaja Usia Di Bawah 18 Tahun Dilarang Ikut Demo |
![]() |
---|
Sebanyak 351 Orang Ditangkap dalam Aksi Unjuk Rasa yang Berujung Kericuhan di Gedung DPR/MPR |
![]() |
---|
"Revolusi, Revolusi" Teriakan Massa yang Masih Kuasai Kawasan Slipi, Polisi Tak Berani Mendekat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.