Jumat, 12 Juni 2026

Harga Minyak Goreng

Imbas Konflik Global, Harga Minyak Goreng di Pasar Kemiri Muka Depok Melejit Rp45 Ribu

Imbas Konflik Global, Harga Minyak Goreng di Pasar Kemiri Muka Depok Melejit Rp45 Ribu

Tayang:
Warta Kota/M. Rifqi Ibnumasy
HARGA MINYAK GORENG - Minyak goreng program pemerintah, Minyakita, yang biasa diandalkan masyarakat bawah, di Pasar Kemiri Muka, Beji Depok, kini harganya sudah melonjak dari Rp18.000 menjadi Rp21.000 per liter. Nasib yang sama juga menimpa minyak goreng premium merek Sunco ukuran 2 liter yang kini harganya melejit menembus angka Rp45.000 dari harga semula Rp40.000. 

Ringkasan Berita:
  • Minyak Goreng Melejit: Harga Minyakita di Pasar Kemiri Muka Depok melonjak jadi Rp21.000/liter dan merek Sunco 2 liter tembus Rp45.000.
  • Dampak Konflik Global: Pedagang menyebut kenaikan harga minyak goreng dan tepung sagu sudah berlangsung sebulan imbas dampak perang Iran-Israel..
  • Harga Beras Stabil: Di tengah lonjakan harga minyak, harga beras di Beji terpantau masih stabil di kisaran Rp11.000 hingga Rp14.000 per liter.

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK — Badai kenaikan harga pangan rupanya belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

Kali ini, jeritan para ibu rumah tangga dan pedagang kecil terdengar nyaring dari lorong-lorong Pasar Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat.

Sejumlah harga kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng kemasan, tercatat merangkak naik secara ugal-ugalan dalam satu bulan terakhir.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Kemasan Naik, Pedagang di Bekasi Keluhkan Sepi Pembeli

Pantauan langsung di lokasi pada Selasa (9/6/2026) malam, ketegangan harga sangat terasa pada komoditas minyak goreng jatah rakyat dan premium.

Minyak goreng program pemerintah, Minyakita, yang biasa diandalkan masyarakat bawah, kini harganya sudah melonjak dari Rp18.000 menjadi Rp21.000 per liter.

Nasib yang sama juga menimpa minyak goreng premium merek Sunco ukuran 2 liter yang kini harganya melejit menembus angka Rp45.000 dari harga semula Rp40.000.

Efek Domino Perang Iran-Israel ke Dapur Warga Depok

Kenaikan harga ini diakui oleh para pedagang bukan tanpa sebab.

Gejolak geopolitik di belahan dunia lain ternyata berdampak nyata hingga ke urusan dapur masyarakat suburban seperti Depok.

Pedagang sembako di Pasar Kemiri Muka yang akrab disapa Bang Kumis (27) menuturkan bahwa rantai pasokan komoditas mulai terganggu sejak memanasnya konflik bersenjata di Timur Tengah.

“Pokoknya sejak perang Iran sama Israel itu, harga-harga pada naik semua. Bahkan bahan pendukung seperti plastik komoditas justru yang paling parah kenaikannya,” ungkap Bang Kumis sembari menata barang dagangannya, Selasa (9/6/2026) malam.

Baca juga: Viral di CCTV, Pencuri Minyak Goreng di Tambora Dibekuk Polisi dalam Dua Jam

Selain minyak goreng, komoditas tepung sagu juga dilaporkan mengalami lonjakan harga yang cukup mencekik para pelaku usaha takjil dan jajanan pasar di wilayah Beji.

Beras Masih Jinak, Ketersediaan Stok Aman

Di tengah himpitan harga minyak, masyarakat Depok sedikit bernapas lega karena harga beras terpantau masih relatif jinak dan stabil.

Bang Kumis menjual beras kualitas paling murah di kisaran Rp11.000 hingga Rp11.500 per liter.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved