Kamis, 23 April 2026

Warta Bisnis

Para C-Suite Ternama Indonesia Berkumpul di Executive Dialogues MMA 2025

Ketahanan ekonomi Indonesia dengan  pertumbuhan PDB-nya telah menciptakan fondasi yang kuat bagi inovasi marketing.

Editor: Feryanto Hadi
Ist
Sutanto Hartono, Ketua MMA Global Indonesia saat membuka kegiatan Executif Dialogues Indonesia di Jakarta, Selasa (26/8/2025) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- MMA Global Indonesia menggelar Executive Dialogues 2025 perdananya di The Hermitage, hotel butik ternama di Jakarta, 26 Agustus 2025

Diskusi eksklusif yang hanya mengundang 80 C-level Executives, Thought Leaders dan President Director yang paling berpengaruh di Indonesia dalam industri marketing, advertising, media, penerbit dan bisnis.  

Dengan mengusung tema “The Strategic Imperative: Marketing and Advertising as Engines of Business Growth,” acara ini memberikan prioritas bagi era baru dalam marketing dan advertising yang berakar pada akuntabilitas, hasil bisnis, dan penciptaan nilai perusahaan.

Ketahanan ekonomi Indonesia dengan  pertumbuhan PDB-nya telah menciptakan fondasi yang kuat bagi inovasi marketing.

Seiring dengan pesatnya peralihan jenama ke strategi digital, 75 persen  belanja iklan akan berbasis digital pada tahun 2025, atau meningkat dibandingkan kurang dari setengah dekade yang lalu.

Dengan ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan mencapai $130–$146 miliar  pada tahun 2025, yang menjadikan Indonesia sebagai pasar dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara ini, tim marketing menunjukkan kemampuan beradaptasi yang luar biasa dalam memanfaatkan e-commerce, fintech, dan keterlibatan yang mengutamakan teknologi seluler untuk mendorong pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Executive Dialogues 2025 merupakan jawaban terhadap perubahan ini, yang menawarkan wadah tingkat tinggi bagi para pimpinan marketing dan bisnis untuk menyelaraskan strategi, bertukar wawasan, dan mengadopsi alat yang dapat mengubah cara ekosistem marketing dan advertising secara mendasar sehingga mampu dipahami, diterapkan, dan diukur.

Saat membuka acara, Sutanto Hartono, Ketua MMA Global Indonesia, menetapkan tema diskusi hari itu, dengan menjelaskan bahwa Executive Dialogues merupakan suatu inisiatif strategis demi mentransformasi para pakar terkemuka di Indonesia agar menjadi aset kompetitif dalam mengarungi lanskap yang terus berkembang ini.

Dengan investasi dalam ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan mencapai $130 miliar  pada tahun 2025, yang mewakili 44?ri pasar digital Asia Tenggara, kebutuhan akan perangkat yang memberikan ROI terukur secara waktu nyata menjadi semakin penting. 

“Dalam lanskap yang dinamis saat ini, marketing dan advertising bukan lagi sekadar membangun jenama—keduanya telah menjadi suatu mesin pertumbuhan bisnis," jelas Sutanto Hartono.

Menurut Sutanto, dengan perubahan perilaku konsumen dan meningkatnya biaya distribusi, setiap keputusan marketing harus bersifat efisien, relevan, dan akuntabel.

"Tantangan nyata bagi marketer adalah menciptakan nilai terukur yang mendorong pendapatan, pangsa pasar, dan pertumbuhan jangka panjang. Di sinilah tempat strategi benar-benar bertemu dengan pertumbuhan, dan mengapa marketing harus menjadi inti dari penciptaan nilai perusahaan,” jelas Sutanto Hartono.

Sambutan pembukaan membuka jalan bagi sesi pendalaman berjudul "Rethinking Brand & Performance for Measurable Growth," dibawakan oleh Rohit Dadwal, CEO of MMA Global APAC and Global Head of SMARTIES Worldwide.

Sesi ini menampilkan organisasi Think Thanks MMA - ALC (AI Leadership Coalition),  MATT (Marketing Attribution Think Tank) , MOSTT (Marketing Organisation Structure Think Tank) , dan DATT (Data Think Tank)  - yang membantu menghadirkan ketelitian ilmiah pada marketing dengan bergerak di luar buku petunjuk anekdotal dan metrik lunak.

Sesi ini mengkaji kesenjangan yang sudah terhapus zaman antara pembangunan jenama dan marketing berbasis kinerja, sekaligus menguraikan hasil awal dari program Think Tanks MMA, yang telah menunjukkan hasil yang luar biasa.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved