Jumat, 17 April 2026

Kebakaran

DPRD Bekasi Akan Panggil Pertamina Terkait Kebakaran SPBE Cimuning

DPRD Bekasi berencana memanggil Pertamina untuk klarifikasi dan memastikan tanggung jawab korban kebakaran SPBE.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Rendy Rutama
KEBAKARAN SPBE BEKASI - Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra (Kemeja warna biru tua) dan Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Anton (Kemeja batik warna merah) saat memantau Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang terbakar di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Kamis (2/4/2026) sore. 

Tak hanya di Cimuning, Bobihoe memastikan evaluasi akan dilakukan terhadap seluruh SPBE yang ada di Kota Bekasi.

"Tentunya bukan hanya SPBE yang ada di Cimuning saja, hari ini kita akan melihat, mereview SPBE yang ada di kota Bukasi," ungkapnya.

Penampakan Rumah dan Kios Warga Terdampak Kebakaran SPBE Bekasi

Kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi berdampak terhadap 22 bangunan.

Bangunan warga tersebut berupa rumah maupun kios milik warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi mengungkapkan, kebakaran hebat yang terjadi pada Rabu (1/4/2026) malam itu berdampak terhadap 47 Kepala Keluarga (KK).

Warga kehilangan rumah tinggal, sebagian lainnya kehilangan usaha dan mata pencaharian.

"Setelah dilakukan pendataan, itu yang terdampak sebanyak 47 KK, namun sementara ya, kami masih terus melakukan pendataan," kata Maka pada Minggu (5/4/2026).

Maka menjelaskan, untuk bangunan yang terdampak itu terdiri dari beragam jenis.

"Bangunannya yang sudah terdata baik yang kontrakan, tempat usaha, rumah, itu semuanya 22," jelasnya.

Baca juga: Kerja Bakti Skala Besar Perdana se-DKI Jakarta, Pemkot Jaksel Keruk Kali Pesanggrahan

KEBAKARAN SPBE BEKASI - Kondisi bangunan warga yang terdampak 2
KEBAKARAN SPBE BEKASI - Kondisi bangunan warga yang terdampak kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Minggu (5/4/2026). Kebakaran SPBE tersebut berdampak terhadap 22 bangunan milik warga.

Sementara untuk korban kebakaran, Maka menuturkan berdasarkan data yang ia terima hingga Sabtu (4/4/2026), tercatat ada 22 orang.

22 orang itu, ia memastikan tidak ada korban yang meninggal dunia.

"Semua yang tercatat, ada 22 itu datanya yang alami luka bakar, untuk korban meninggal dunia tidak ada," tuturnya.

Maka menyampaikan, berdasarkan 22 orang itu, tercatat ada korban yang menjalani rawat jalan.

Bahkan ada korban yang dikabarkan sudah pulang atau kembali ke kediaman.

"Sudah ada yang pulang. Tapi dari catatan yang ada totalnya 22, termasuk yang rawat jalan, tapi kami belum cek lagi apakah mereka masih dirawat (atau tidak)," ucapnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved