Kebakaran
Dugaan Kelalaian di Balik Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi
DPRD Bekasi temukan indikasi kelalaian dalam kebakaran SPBE Cimuning meski fasilitas dinilai sesuai standar.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dwi Rizki
"Setelah dilakukan pendataan, itu yang terdampak sebanyak 47 KK, namun sementara ya, kami masih terus melakukan pendataan," kata Maka pada Minggu (5/4/2026).
Maka menjelaskan, untuk bangunan yang terdampak itu terdiri dari beragam jenis.
"Bangunannya yang sudah terdata baik yang kontrakan, tempat usaha, rumah, itu semuanya 22," jelasnya.
Baca juga: Kerja Bakti Skala Besar Perdana se-DKI Jakarta, Pemkot Jaksel Keruk Kali Pesanggrahan
Sementara untuk korban kebakaran, Maka menuturkan berdasarkan data yang ia terima hingga Sabtu (4/4/2026), tercatat ada 22 orang.
22 orang itu, ia memastikan tidak ada korban yang meninggal dunia.
"Semua yang tercatat, ada 22 itu datanya yang alami luka bakar, untuk korban meninggal dunia tidak ada," tuturnya.
Maka menyampaikan, berdasarkan 22 orang itu, tercatat ada korban yang menjalani rawat jalan.
Bahkan ada korban yang dikabarkan sudah pulang atau kembali ke kediaman.
"Sudah ada yang pulang. Tapi dari catatan yang ada totalnya 22, termasuk yang rawat jalan, tapi kami belum cek lagi apakah mereka masih dirawat (atau tidak)," ucapnya.
Maka mengungkapkan, masih terdapat juga korban yang mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit (RS).
"Kemarin saya cek di RSUD Kota Bekasi, ada tiga orang yang masih dirawat, kalau untuk RS yang lain mungkin di Primaya, masih ada yang dirawat, tapi kayaknya yang lain sudah berobat jalan," tuturnya.
Warga Tuntut Pertanggungjawaban
Kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam, menyisakan duka mendalam bagi warga sekitar.
Satu warga RT 02 RW 05 yang terdampak, Martin, mengaku kehilangan tempat tinggal sekaligus sumber mata pencahariannya akibat insiden tersebut.
“Ini hancur (Rumah dan bangunan) semua,” kata Martin saat ditemui di lokasi, Kamis (2/4/2026).
Martin menjelaskan, total ada lima bangunan miliknya yang ludes terbakar.
| Kebakaran Hebat Gudang Ekspedisi di Depok, Saksi Sebut Ada Ledakan 20 Menit |
|
|---|
| Kebakaran Terjadi di Lubang Buaya Jaktim, Satu Orang Dikabarkan Tewas |
|
|---|
| Empat Kios di Cakung Terbakar Kamis Dini Hari, 65 Personel Damkar Dikerahkan |
|
|---|
| Kebakaran Gedung Kemendagri Jaksel Merembet ke Rumah Warga, Burung Peliharaan Mati Terpanggang |
|
|---|
| Gedung Ditjen Bina Pemdes Terbakar, Kemendagri Pastikan Layanan kepada Masyarakat Tetap Normal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/KEBAKARAN-SPBE-BEKASI-Anggota-Komisi-II-DPRD-Kota-Bekasi-Anton-2.jpg)