Kamis, 23 April 2026

Kebakaran

Dugaan Kelalaian di Balik Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi

DPRD Bekasi temukan indikasi kelalaian dalam kebakaran SPBE Cimuning meski fasilitas dinilai sesuai standar.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Rendy Rutama
KEBAKARAN SPBE BEKASI - Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Anton (Kemeja batik warna merah) saat memantau Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang terbakar di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Kamis (2/4/2026) sore. DPRD Bekasi temukan indikasi kelalaian dalam kebakaran SPBE Cimuning meski fasilitas dinilai sesuai standar. 

Terkait hal tersebut, dirinya mengatakan, pentingnya penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara ketat guna mencegah kejadian serupa terulang.

"Saya kira pertama tentunya, K3 dimana tentunya tadi peralatan pemadam kebakaran itu harus siap sedia," kata Bobihoe di Halaman Kantor Pemkot Bekasi, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Senin (6/4/2026). 

Bobihoe menjelaskan, kesiapan alat pemadam tidak boleh hanya saat kondisi darurat terjadi, melainkan harus sudah optimal sejak awal.

"Jangan kemudian saat datang kebakaran, tapi pada awalnya itu harus ada pemadaman oleh pihak perusahaan," jelasnya.

Kemudian Bobihoe menyinggung dugaan kebocoran yang terjadi sebelum kebakaran sebagai faktor krusial yang harus menjadi perhatian.

Sehingga Pemkot Bekasi akan mendorong adanya pemeriksaan berkala terhadap seluruh peralatan di SPBE.

"Kemudian kan terjadi kemarin itu kebocoran, kebocoran kan luar biasa ini harus kita antisipasi ke depan," ujarnya.

Bobihoe menyampaikan, Pemkot Bekasi juga akan melakukan pembahasan lanjutan dengan pihak pemilik SPBE untuk menentukan langkah ke depan.

"Kami akan bicarakan dengan pemilik dan nanti kami coba agar bisa melihat maksudnya apa yang harus dilakukan ke depan," ucapnya

Tak hanya di Cimuning, Bobihoe memastikan evaluasi akan dilakukan terhadap seluruh SPBE yang ada di Kota Bekasi.

"Tentunya bukan hanya SPBE yang ada di Cimuning saja, hari ini kita akan melihat, mereview SPBE yang ada di kota Bukasi," ungkapnya.

Penampakan Rumah dan Kios Warga Terdampak Kebakaran SPBE Bekasi

Kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi berdampak terhadap 22 bangunan.

Bangunan warga tersebut berupa rumah maupun kios milik warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi mengungkapkan, kebakaran hebat yang terjadi pada Rabu (1/4/2026) malam itu berdampak terhadap 47 Kepala Keluarga (KK).

Warga kehilangan rumah tinggal, sebagian lainnya kehilangan usaha dan mata pencaharian.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved