Kamis, 9 April 2026

Makan Bergizi Gratis

Program Makan Bergizi Gratis tak Adil, Napi Anak tak Dapat, Ini Penjelasan Otto Hasibuan

Program andalan Presiden Prabowo, Makan Bergizi Gratis tak adil. Ribuan napi anak tak bisa menikmatinya. Padahal mereka juga ingin makan enak.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
WartaKota/Miftahul Munir
Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM dan Imigrasi Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, mengatakan program makan bergizi gratis memang tak menjangku napi anak, kecuali gizi di dalam lapas kurang baik. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah pusat sejak Senin (6/1/2025) menjalankan program makan bergizi gratis bagi siswa sekolah, balita, ibu hamil dan menyusui.

Namun, bagaimana nasib anak-anak yang ada di dalam lembaga pemasyarakatan atau Lapas?.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan mengatakan, program MBG diberikan kepada seluruh yang membutuhkan.

"Di mana lebih dulu, sudah ditentukan sudah ada tahapannya," kata Otto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (8/1/2025).

Baca juga: Media Asing Sorot Besarnya Program Makan Bergizi Gratis Ala Prabowo Subianto

Otto mengaku, jika anak-anak dalam Lapas tidak mendapatkan pemenuhan gizi yang cukup maka akan diberikan MBG oleh pemerintah pusat.

Jika di dalam Lapas anak-anak yang sedang jalani hukum sudah memenuhi gizi, maka tidak perlu lagi mendapatkan program MBG.

"Itu juga biaya dari pemerintah kan, kalau belum memenuhi ya tentunya akan dipertimbangkan ke sana (MBG)," terangnya.

Sementara itu, Jubir Kepresidenan Prita Laura mengatakan, untuk Lapas belum ada arahan dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Baca juga: Waduh Anggaran Program Makan Bergizi Gratis tak Cukup, Zulhas: Sampai Desember 2025 Rp 420 T

"Ini kan masih tahap awal, fokusnya masih di sekolah, ibu hamil dan menyusui," tegasnya.

Prita menambahkan, untuk Lapas sendiri sudah mendapatkan makanan setiap hari dari pemerintah.

Ia tidak mau berkomentar lebih jauh terkait program MBG untun anak-anak yang ada di Lapas.

"Kalau Lapas itu kan sebenarnya sudah dapat makanan, kita fokus di sekolah dulu ya," ungkapnya. 

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Marullah Matali mewakil Pj Gubernur DKI Teguh Setyabudi untuk mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Arifatul Choiri Fauzi di SDN 01-02 Susukan, Jakarta Timur, Selasa (7/1/2025).

Ia bersama Arifatul melihat secara langsung pembagian makan bergizi gratis (MBG) dari pemerintah pusat.

Menurut Marullah, hari ini total penerima program MBG di Jakarta sekira 12 ribuan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved