Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Menteri KP Diprediksi Bukan dari Gerindra Lagi, Partai Prabowo Bisa Dapat Jatah di Kementerian Lain

Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Maruf Amin mengenalkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden Joko Widodo resmi melantik 34 Menteri, 3 Kepala Lembaga Setingkat Menteri, dan Jaksa Agung untuk Kabinet Indonesia Maju.

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ditetapkannya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka oleh KPK, membuat posisi yang ditinggalkannya ramai diperbincangkan.

Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio memprediksi posisi Menteri KP akan kembali diisi oleh orang dari partai politik. Namun, tidak dari Partai Gerindra lagi.

"Kalau saya memprediksi kemungkinan besar akan diisi dari parpol, tetapi dari partai yang lain (bukan Gerindra)."

Baca juga: KRONOLOGI KPK Ciduk Menteri KP Edhy Prabowo, 6 Orang Lainnya Juga Jadi Tersangka

"Tampaknya kecil kemungkinannya, karena Presiden tampaknya ingin memperbaiki KKP," ujar Hendri ketika dihubungi Tribunnews, Kamis (26/11/2020).

Hendri mengatakan hal tersebut bisa jadi membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan jatah di kementerian lain bagi Gerindra.

Menurutnya, tak aneh apabila Jokowi tetap memberikan 'jatah' kepada Gerindra, meski salah satu kadernya sudah terbukti melakukan korupsi.

Baca juga: Bukan oleh Partai Gerindra, Bantuan Hukum untuk Edhy Prabowo Disiapkan Pihak Keluarga

Karena, pertimbangannya adalah menjaga keseimbangan pemerintahan.

"Jadi kalaupun (posisi menteri KKP) diberikan kepada parpol, kemungkinan bukan dari Gerindra."

"Dan misalnya Pak Presiden mau memberikan jatah kepada Gerindra, mungkin akan diberikan ke kementerian yang lain."

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 26 November 2020: Tambah 4.917, Pasien Positif Jadi 516.753 Orang

"Kenapa sudah korupsi tetap dapat jatah?"

Halaman
1234

Berita Populer