Kamis, 9 April 2026

Campuran Tiga Kopi di Kafe Kepala Rusa

Para penggemar kopi, tak ada salahnya mencoba warung kopi yang satu ini, yang memakai logo khas kepala rusa.

Penulis: |
Asyiknya suasana nongkrong di kafe Kepala Rusa. 

WARTA KOTA, TANGERANG-Tempat hangout atau nongkrong untuk warga BSD, Tangerang Selatan dan sekitarnya semakin banyak dan beragam. Salah satu coffee shop yang baru buka pada awal tahun ini adalah Wanderlust Coffee. Terletak di Ruko Tol Boulevard Blok F Nomor 21, BSD City, Jalan Kapten Soebianto Djojohadikusumo, Rawabuntu, Serpong, Wanderlast Coffee mudah sekali dijangkau karena lokasinya berada di jalan besar yang terhubung dekat dengan jalur tol.

Logo kepala rusa di kaca coffee shop itu menjadi ciri khas atau penandanya. Nama wanderlust itu tak lepas dari hobi pemiliknya, Rudolf Liska Bikardi. “Dalam bahasa Inggris, wanderlust itu kan berarti hasrat yang kuat untuk jalan-jalan. Logo kepala rusa dipilih karena rusa itu menggambarkan traveling, saya kebetulan sangat senang traveling,” terang Rudolf kepada Warta Kota.

Wanderlust Coffee saat ini memiliki kapasitas sekitar 25 tempat duduk. Konsep interiornya semi industrial dengan nuansa hitam putih. Sebagian dindingnya memang dicat warna hitam dan putih dengan langit-langit warna gelap. Ada empat figur kepala rusa yang dipasang di bagian atas dinding itu, juga dengan motif warna hitam putih. Sebagian dinding di ruangan dalam, dihias foto-foto poster suasana beberapa lokasi traveling di mancanegara dengan warna hitam putih.

Karena konsepnya semi industrial, tidak seluruh properti di sini menggunakan material dari besi, melainkan juga menggunakan material dari bahan kayu. Bagian lantainya menggunakan lembaran vinyl motif kayu. Pada bagian tengah ruangan, juga diletakkan sofa rumahan.

“Kami sengaja letakkan satu set sofa di tengah ruangan agar pengunjung yang datang bisa merasa lebih nyaman, dan rileks. Jadi kesannya biar seperti di rumah. Hanya ada dua seat di luar, seperti teras rumah,” beber Rudolf.

Coffee shop yang baru buka pada 2 Januari 2016 lalu ini, menyediakan house blend dari tiga biji kopi yang berbeda daerah asalnya, yaitu Kopi Bali, Lintong, dan Kopi Mandailing dengan komposisi tetap. Kopi racikan itu cukup nyaman bagi mereka yang tidak biasa meminum kopi. Rasanya tidak terlalu keras dan aman di lambung.

“Sebelumnya, kami konsultasi, bagaimana mendapatkan rasa kopi yang tidak terlalu asam dan tidak terlalu keras. Setelah melalui serangkaian pengujian, ternyata komposisi dari tiga jenis biji kopi itu yang paling masuk kriteria dan sesuai dengan pasar di sini. Sebagian besar pengunjung disini adalah pelajar dan ibu-ibu muda,” kata Rudofl

Pengunjung bisa memilih espresso, macchiato, Americano, long black, cappuccino, café latte, piccolo dan varian lainnya. Minuman non kopi yang ditawarkan, ada aneka minuman the dan cokelat seperti green tea latte, lychee iced tea, atau chocolate mint. Hidangan penyertanya disini tersedia aneka pastry, seperti muffin, croissant, sandwich, pie, spaghetti dan cake.

Pengunjung yang ingin makanan berat, siap-siap aja gigit jari, karena Wanderlust Coffee memang tidak menyediakan menu main course. Uniknya, coffee shop ini juga menyediakan burger pao, cookies, dan siomay. Ada sebelas varian rasa untuk isian burger pao itu, diantaranya rasa ayam kecap, ayam teriyaki, tiramisu, telur asin custard, cokelat, kacang merah, tausa, durian, srikaya pandan, keju manis, dan ovomaltine. Tinggal menunggu dipanaskan sekitar lima menit, aneka burger pao itu siap disantap.

Burger pao ini harga satuannya Rp 7.500. Harga jual untuk jumlah yang lebih banyak akan lebih hemat yaitu Rp 80.000 untuk satu lusin, dan Rp 45.000 untuk setengah lusin. Harga minuman berkisar Rp 20.000 hingga Rp 40.000. Pengunjung juga bisa memesan menu paket aneka minuman dan aneka pastry dengan kisaran harga antara Rp 38.000 hingga Rp 46.000. Wanderlust Coffee buka setiap hari Senin-Jumat pukul 08.00-20.00 dan Sabtu-Minggu pukul 10.00-22.00.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved