Jumat, 10 April 2026

Teman Ahok Klaim Sudah Kumpulkan 216.000 KTP Warga DKI

‎Pengumpulan KTP warga DKI sudah 216.000. Ini bisa di-update terus di situs resmi www.temanahok.com.

WARTA KOTA, PASAR MINGGU -- Walau muncul banyak tokoh dan politisi yang akan mencalonkan diri menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta, relawan dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang disebut Teman Ahok tetap mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga DKI Jakarta.

Saat ini, sudah tercatat 216.000 KTP warga Ibu kota DKI Jakarta yang telah dikumpulkan relawan teman Ahok untuk mengusung mantan Bupati Belitung agar kembali memimpin ibu kota Jakarta.

Zahra Mosthafavi, salah seorang relawan teman Ahok menuturkan trend pengumpulan KTP DKI sangat positif.

Baik itu dikumpulkan di mal-mal atau dari rumah relawan di setiap kelurahan yang ada di Jakarta.

"‎Pengumpulan KTP warga DKI sudah 216.000. Ini bisa diupdate terus di situs resmi kami www.temanahok.com," kata Zahra saat dihubungi Warta Kota di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (20/9).

Menurutnya pengumpulan KTP warga DKI terus berkembang.

Mulai dari awal hanya 2.000 KTP, kini sudah mencapai ratusan ribu KTP warga DKI yang telah berhasil dikumpulkan.

"Kami biasanya rekap per hari atau per minggu pengumpulan KTP itu. Awalnya hanya 2.000 KTP," kata dia.

Ketika ditanya banyak tokoh nasional yang akan maju menjadi Calon Gubernur DKI, dia sangat mengapresiasi.

Hal ini untuk melakukan pemetaan terhadap siapa lawan tangguh dari Ahok dalam Pemilukada 2017 mendatang.

"Kita sih tanggapannya positif dengan bermunculan tokoh-tokoh. Jadi kita tahu calon tokoh potensial yang bisa dilakukan pemetaan. Jadi Ahok memiliki lawan yang sepadan," kata dia.

Selama ini, kata dia, selalu pemimpin daerah dari kalangan Partai Politik. Oleh sebab itu, dia mengaku siap mendukung Ahok untuk maju menjadi Gubernur DKI era 2017-2022.

"Dengan banyak tokoh masyarakat juga punya alternatif lain memilih pemimpin yang bisa melakukan perubahan," ucapnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved