Berita Bogor
Jadi Pusat Tekstil di Bogor, Pasar Anggada Malah Sepi, Ini Kata Pedagang
Pedagang di Pasar Anggad, Kabupaten Bogor, mengeluh kondisi perdagangan saat ini. Padahal pasa itu ditetapkan jadi pusat tekstil.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Pasar Anggada di Jl. Raya Mayor Oking Jaya Atmaja No.39-40, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, merupakan salah satu pusat tekstil terbesar di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pada masa jayanya, pasar ini menjadi surga bagi para pencinta fashion.
Barang apa saja ada di sini, mulai dari pakaian jadi sisa ekspor hingga kain kiloan untuk bahan pakaian.
Pasar ini juga menjadi rujukan bagi para calon pengantin untuk mencari bahan pembuatan gaun atau pun jas pengantin.
Baca juga: Begini Perintah Prabowo Selamat PT Sritex Perusahaan Tekstil Besar di Indonesia
Tak hanya itu, Pasar Anggada juga menjadi pusat perburuan dari para pedagang yang membeli barang kiloan untuk dijual kembali secara eceran.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, pasar ini tampak sepi dari kunjungan pembeli.
Tidak beda jauh dengan pusat-pusat perbelanjaan tekstil modern, Pasar Anggada juga mulai ditinggalkan pelanggan setianya.
Źul (59), pemilik JJ Collection di Pasar Anggada, mengaku jumlah pengunjung pasar ini terus merosot jumlahnya.
"Pengunjung sekarang sepi, tidak seperti empat tahun lalu," kata Zul di Cibinong, Sabtu (9/8/2025).
Baca juga: UMKM Konveksi Ini Gandeng Selebgram Citayem, Optimis Hadapi Serbuan Tekstil Impor
Pria asal Sumatera ini membuka toko pakaian pria dan wanita dengan kualitas ekspor di Pasar Anggada sejak 2021 lalu.
Saat itu dia baru saja pensiun dari salah satu perusahaan di wilayah Klapanunggal, Kabupaten Bogor.
"Saya membuka toko di sini pada 2021, saat wabah Covid-19 sedang melanda," ujarnya.
Saat pertama kali membuka toko pakaian, Zul mengaku pengunjungnya cukup ramai.
Karena itu, dia memberanikan diri menyewa tiga stan di Pasar Anggada dengan mempekerjakan tiga karyawan.
"Saat Covid-19 ada pembatasan sosial sehingga banyak mall yang tutup. Nah, pasar tradisional seperti Anggada ini masih buka sehingga cukup laris pembeli," paparnya.
| Raina, Penari Jaipong Muda Asal Bogor yang Buktikan Budaya Sunda Tetap Eksis di Mata Gen Z |
|
|---|
| Pemkab Bogor Siapkan Parung Jadi Pusat Ekonomi Modern |
|
|---|
| Jadi Biang Kerok Macet Puncak, Puluhan Kios dari Pasir Muncang hingga Taman Safari Dibuldoser |
|
|---|
| Aksi Gelandangan Palak Pengamen di Bogor Berakhir Perkelahian |
|
|---|
| Bupati Bogor Rudy Tinjau dan Temui Pedagang, Sentul City Turunkan 70 Personil Bantu Pembenahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pasar-anggada2.jpg)