Beras Oplosan
Waspada Beras Oplosan, Empat Merek Ini Masih Beredar di Jakarta Pusat
Perhatian Buat Warga Jakarta Pusat, empat merek beras oplosan yang ditetapkan Kepolisian, yakni Sania, Fortune, Sovia dan Siip Masih Beredar Luas
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Dwi Rizki
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Belakangan ini mencuat gegernya peredaran dugaan praktik curang pengoplosan beras premium dengan beras berkualitas lebih rendah.
Tidak main-main, dugaan tersebut melibatkan berbagai merek ternama sehingga menimbulkan keresahan publik.
Adapun merek beras yang dianggap janggal itu adalah Sania, Fortune, Sovia dan Siip.
Satgas Pangan Polri menetapkan beras premium bermerek Sania, Fortune, Sovia, dan Sip tidak sesuai dengan standar mutu beras premium sebagaimana ditetapkan pemerintah.
Dari hasil uji laboratorium ditemukan komposisi beras pada keempat merek beras tersebut tidak sesuai standar mutu Standar Nasional Indonesia (SNI) beras premium nomor 6128-2020 yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 31 Tahun 2017 tentang Kelas Mutu Beras dan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2023 tentang Persyaratan Mutu dan Label Beras.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri sekaligus Kepala Satgas Pangan Polri, Brigadir Jenderal (Pol) Helfi Assegaf menyampaikan pihaknya menetapkan tiga tersangka dari PT Padi Indonesia Maju yang sebelumnya bernama PT Wilmar Padi Indonesia (WPI) selaku produsen beras tersebut.
”Yaitu Saudara S (Saronto Soebagio) selaku Presiden Direktur PT PIM, Saudara AI selaku kepala pabrik PT PIM, dan Saudara DO selaku Kepala Quality Control PT PIM,” kata Helfi dikutip dari Kompas.
Berdasarkan penelusuran Warta Kota di wilayah Jakarta Pusat pada Rabu (13/8/2025).
Terdapat salah satu minimarket yang masih edarkan diduga beras premium oplosan tersebut, yakni merek Sania ukuran 5 kilogram.
Di Kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat itu, terlihat beras premium merek Sania ini masih berjejer dengan beras lainnya.
Namun, kejanggalan terlihat jika tak ada harga yang tertera di beras merek Sania tersebut.
Tetapi disamping beras sania itu, terlihat terpampang jelas bahwa harga sebesar Rp. 62.500 merek topi koki.
Baca juga: Fakta Jurnalis Tuturpedia.com Lilik Yuliantoro yang Dikabarkan Tewas saat Liput Demo Pati
Terpisah, di sejumlah wilayah Jakarta Pusat lainnya seperti Gambir, Johar Baru, Petojo, hingga Sawah Besar, Warta Kota mencoba mendatangi sejumlah minimarket pun tak ada yang menjual beras premium tersebut.
Sementara, Kristian (38) mengatakan, jika dirinya sudah tak lagi mencari beras premium.
Sebab, ada rasa ketakutan akan maraknya beras yang dioplos masih beredar luas.
| Pemprov DKI Upayakan Stok Beras Premium Pasca Kasus Oplosan |
|
|---|
| Konsumen Resah Beras Premium di Minimarket Kosong Sejak Kasus Oplosan, Ini Reaksi Bapanas |
|
|---|
| Stok Beras Sempat Langka, Satgas Pangan Polri Pastikan Sudah Terkendali |
|
|---|
| Merek Beras Oplosan Ini Masih Dijual di Minimarket di Jakpus, Tak Ada Harga yang Tertera |
|
|---|
| Beras Premium Banyak Dioplos, Pedagang Pasar Karang Anyar Jual Kualitas Rendah Rp 13.000 Per Kg |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/BERAS-OPLOSAN-Potret-beras-merek-Sania-di-salah-satu-minimarket-wilayah-Jakarta-Pusat.jpg)