Pengampunan Prabowo

Rocky Gerung: Sosok yang Penjarakan Hasto dan Tom Lembong Ada di HP Jaksa, Prediksi Radical Break

Rocky Gerung: Sosok yang Penjarakan Hasto dan Tom Lembong Ada di HP Jaksa, Prediksi Radical Break

YouTube InewsTv
RADICAL BREAK ROCKY - Akademisi Rocky Gerung mengatakan siapa sosok yang ingin memenjarakan Hasto dan Tom Lembong itu dapat diketahui dengan sangat mudah, adalah dengan membuka handphone (HP) jaksa dan polisi dalam kasus tersebut. Rocky memprediksi setelah 17 Agustus akan ada radical break yang dilakukan Prabowo/ 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Akademisi Rocky Gerung meyakini bahwa kasus tudingan korupsi terhadap eks Menteri Perdagangan Tom Lembong dan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto adalah pesanan seseorang.

Menurut Rocky Gerung siapa sosok yang ingin memenjarakan Hasto dan Tom Lembong itu dapat diketahui dengan sangat mudah.

Caranya kata Rocky adalah dengan membuka handphone (HP) jaksa dan polisi dalam kasus tersebut.

Baca juga: Rocky Gerung Sebut Pengaruh Jokowi Kini Mulai Melemah, Prabowo Mulai Dengarkan Kegundahan Publik

“Dengan sendirinya ada pesanan. Menghukum Hasto kan pesanan. Menghukum (Tom) Lembong pesanan,” kata Rocky, dalam program Rakyat Bersuara bertajuk ‘Bebasnya Hasto dan Tom Lembong: Kasus Pesanan?’ di iNews TV, Selasa (5/8/2025) malam.

Menurutnya sangat gampang untuk mengetahui siapa pemesan kasus Hasto dan Tom Lembong.

Kuncinya kata dia ada di HP Jaksa dan polisi.
 
 “Gampang, suatu waktu nanti cek handphone jaksa. Cek handphone polisi itu, siapa yang nelfon. Suatu waktu nanti, mungkin aja nanti ada, bisa aja jaksanya bilang ‘nih’. Suatu waktu, judul dari buku putih kejaksaan ‘now it can be talk,” kata Rocky.

Sebagai informasi, setelah divonis bersalah oleh pengadilan, Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto resmi keluar dari penjara pada Jumat (1/8/2025) lalu.

Keduanya mendapat abolisi dan amnesti dari Presiden Prabowo dan disetujui oleh DPR.

Rocky juga memaparkan apa motif sosok itu dalam memenjarakan Hasto dan Tom Lembong.

"Jawabannya pendek. Ada film judulnya I Know What you Did Last Summer. Anda nonton film itu kan? Itu soal cinta segitiga, soal kejahatan yang akhirnya terbongkar," kata Rocky.

Baca juga: Jokowi Sebut Ada Agenda Besar Dibalik Dua Isu yang Dihadapi, Rocky Gerung Minta Pembuktian

"Dan justru kejahatan itu yang di dalam intuisi Presiden Prabowo dia kenali, tapi dia tidak bisa ucapkan. Karena itu dia ambil wisdom-nya. Ya sudah, abolisi dan amnesti supaya mengkoreksi perjanjian kotor, antara seseorang dan hakim, antara Jokowi dan proksi-proksinya terhadap pengadilan," kata Rocky.

Menurut Rocky, sesuai film yang dimaksudnya, Prabowo membuat koreksi dengan abolisi dan amnesti.

"Tapi secara teknis itu bukan koreksi. Tapi itu koreksi. Dibenerin artinya koreksi. Dikoreksi pakai apa? Pakai hukum positif? Tidak," ujar Rocky.

"Dikoreksi pakai value. Dikoreksi pakai nilai. Karena itu presiden mengambil risiko bahwa dia akan dipersoalkan secara teknis. Tapi Presiden anggap enggak apa-apa. I know. Saya tahu apa yang akan terjadi," ujar Rocky.

Menurut Rocky jika Prabowo tidak memberikan abolisi dan amnesti, maka Prabowo akan hancur, karena rakyat akan menggugatnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved