Ijazah Jokowi
Jokowi Sebut Ada Agenda Besar Dibalik Dua Isu yang Dihadapi, Rocky Gerung Minta Pembuktian
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut agenda besar dibalik dua isu yakni tudingan ijazah palsu dan desakan pemakzulan Gibran Rakabuming Raka
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan ada agenda besar dibalik dua isu yakni tudingan ijazah palsu dirinya dan desakan pemakzulan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Pengamat politik sekaligus pendiri SETARA Institute, Rocky Gerung menanggapi omongan Jokowi tersebut.
Menurut Rocky Gerung, Jokowi harus bisa membuktikan agenda besar yang dilontarkan dirinya tersebut.
Rocky Gerung dalam video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, Rocky Gerung Official, Kamis (17/7/2025) menganalisa bahwa agenda besar yang dimaksud Jokowi sebagai konspirasi.
"Balik pada semacam tuduhan Presiden Jokowi, bahwa ini ada satu konspirasi besar untuk urusan politik. Nah, kalau kita kembalikan di dalam perdebatan hari-hari ini, kita juga bisa katakan, dalil Presiden Jokowi, harus dia buktikan," kata Rocky Gerung.
Selanjutnya, Rocky lebih merinci, konspirasi apa yang harus dibuktikan Jokowi.
"Kan dia mesti tunjukkan yang mana yang disebut konspirasi. Konspirasi ideologi, konspirasi yang sifatnya deep state, artinya persekongkolan di dalam negara yang kadang kala tak terbaca nanti mungkin puluhan tahun kemudian baru mulai terbuka tuh," jelasnya.
Rocky Gerung lantas menyebut, tentu Jokowi bisa membuktikan dugaan konspirasi atau agenda besar itu, lantaran setelah menjabat sebagai Presiden RI selama 10 tahun, ia punya banyak informasi yang bersifat rahasia.
"Jadi Presiden Jokowi sebagai manusia politik yang punya dokumen, punya memori selama 10 tahun tentang elit politik, tentu mesti membuktikan," papar Rocky Gerung.
"Karena [sebagai] seorang presiden yang sampai sekarang masih dilindungi oleh negara, [yang] mungkin baru kedaluwarsa perlindungan negara itu setelah 5 atau 10 tahun ke depan, tetap dia tahu banyak rahasia negara," tambahnya.
Lantas, supaya lebih fair atau adil, kata Rocky, pembuktian soal agenda besar ini mesti dilakukan oleh Jokowi, sama seperti saat Jokowi mendesak Roy Suryo cs untuk membuktikan dalilnya yang menyebut ijazah Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut palsu.
Baca juga: Waketum Projo Freddy Damanik Beberkan Pemeriksaan Laporan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
"Jadi kalau beliau mengatakan ada konspirasi besar, atau apa aja yang mungkin dibayangkan oleh Presiden Jokowi, nah dia mesti diminta pembuktian kan," kata Rocky Gerung.
"Supaya kita tahu bahwa ternyata Presiden Jokowi juga punya informasi tentang hal-hal yang makin lama makin strategis, makin taktis, yaitu konspirasi besar tu," lanjutnya.
"Dan kita ingin supaya fair, bahwa mereka yang menuntut ijazah Jokowi diminta ucapannya itu, statement-nya itu dibuktikan," imbuhnya.
"Nah, sekarang, sebaliknya, Pak Jokowi mengucapkan satu statement yang betul-betul kelihatannya agak berbahaya karena menyebut ada konspirasi. Nah, dia mesti buktikan tuh," tandasnya.
| Dokter Tifa Siap Perang di Persidangan Kasus Ijazah Jokowi, Janji Cecar 130 Saksi dan 27 Ahli |
|
|---|
| Dipolisikan Ketua DPRD, Rismon Sianipar Buka Suara Soal Buku 'Gibran End Game' |
|
|---|
| Buntut Buku 'Gibran End Game', Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro atas Dugaan Penipuan |
|
|---|
| Jelang Sidang Kasus Ijazah Jokowi Sebagai Terdakwa, Dokter Tifa: Jangan Terjebak Skenario Benturan |
|
|---|
| Tolak Restorative Justice, Dokter Tifa Pilih Tetap Melawan, Bukan Kompromi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/MOBIL-ESEMKA-JOKOWI-SIDANG-GUGATAH.jpg)