Jumat, 15 Mei 2026

Judi Online

Berhasil Akali Sistem Bikin Bandar Judi Online Rugi, Komplotan Pembobol Judol Ini Malah Jadi TSK

Berhasil Akali Sistem Bikin Bandar Judi Online Rugi, Komplotan Pembobol Judol Ini Malah Jadi tersangka

Tayang:
Kompas.com/ Wisang Seto Pangaribowo
PEMBOBOL JUDI ONLINE - Sebuah komplotan pembobol judi online yang berhasil mengakali sistem hingga mengeruk keuntungan dengan membuat bandar judol kalah dan merugi, beroperasi di Banguntapan, Bantul, Daerah Isimewa Yogyakarta (DIY).  Komplotan yang mampu mengalahkan bandar judi online dan bisa jadi membuat para bandar judol itu kapok, kini malah dijadikan tersangka oleh Polda Daerah Isimewa Yogyakarta (DIY).  

Menurut Slamet, RDS pula yang berburu link dengan mencari promosi di situs-situs judi online

Slamet menjelaskan para tersangka ini mencari keuntungan dengan mencari promosi yang ada di situs judi online di setiap pembukaan akun baru.

Dalam satu bulan omzet kolompok ini bisa mencapai Rp 50 juta.

Sementara mereka sudah beroperasi hingga satu tahun.

Artinya mereka sudah membuat rugi bandar judol hingga Rp 600 Juta.

Sementara kata Slamet, para karyawan digaji perminggunya Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta.

“Mereka sudah beroperasi kurang lebih 1 tahun, kita masih dalami apakah mereka benar-benar sebagai player atau ada yang lainnya,” katanya.

“Karyawan ini yang buka akun sekaligus betting juga (berjudi),” imbuhnya.

Slamet mengatakan para karyawan membuka akun baru di setiap laman judi onine ini karena pada akun baru memiliki persentase menang lebih tinggi, dibanding akun lama.

“Kalau judi kan seperti itu akun baru dibuat menang, untuk menarik pemain lama-lama dikuras habis,” jelasnya.

Slamet menambahkan setiap komputer dapat membuat 10 akun, dari 4 PC total per hari dapat membuat sebanyak 40 akun baru di laman judi online.

“Iya (megakali sistem) modusnya seperti itu dia cari promosinya,” ucapnya.

Baca juga: Penyanyi CIlik FP Besuk Ayahnya di Penjara Usai Ditangkap Terkait Judol, Ini Suasana Pertemuannya

Kanit 1, Subdit V, Ditreskrimsus Polda DIY, Kompol Ardiansyah Rolindo Saputra menambahkan setiap pemain dalam satu hari wajib memainkan 10 akun, sehingga per hari ada 40 akun yang bermain judi online.

Dia menambahkan untuk membuka akun RDS menyiapkan puluhan hingga ratusan nomor baru.

Dan semua akun hingga nomor itu tidak menggunakan identitas. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved