Kecelakaan Pesawat

Kondisi Terkini Kopilot Roni Usai Kecelakaan Pesawat Bersama Marsma Fajar di Bogor

Penerbang Roni dilaporkan telah sadar usai mengalami kecelakaan pesawat latih bersama Marsma TNI Fajar Adriyanto di Ciampea, Kabupaten Bogor.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Junianto Hamonangan
Wartakotalive.com/ Hironimus Rama
PESAWAT LATIH JATUH - Pesawat latih GT500 dengan register PK-S126 milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) jatuh di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Astana di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (3/7/2025). Penerbang Roni dilaporkan telah sadar usai mengalami kecelakaan pesawat. 

WARTAKOTALIVE.COM, PANCORAN - Penerbang Roni dilaporkan telah sadar usai mengalami kecelakaan pesawat latih bersama Marsma TNI Fajar Adriyanto di Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/8/2025).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pratama (Marsma) TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan kondisi Roni mulai membaik meski belum bisa diajak berkomunikasi.

“Penerbang Roni sampai saat ini sudah sadar, tapi belum bisa diajak ngomong,” ujar Suadnyana saat melayat ke rumah duka Marsma Fajar di Kompleks TNI Triloka, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu sore.

Roni, yang bertugas sebagai kopilot dalam penerbangan tersebut, kini masih menjalani perawatan intensif di RSAU dr M Hasan Toto, Kemang, Kabupaten Bogor.

Dalam insiden tersebut, Marsma Fajar yang memegang kendali pesawat dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Menurut Suadnyana, Roni merupakan penerbang profesional yang tergabung dalam Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dan rutin mengikuti latihan terbang.

“Saudara Roni adalah penerbang FASI dan instruktur, sama-sama melaksanakan penerbangan itu untuk latihan profesional yang biasa kami lakukan untuk beberapa jam,” jelasnya. (m31)

Baca juga: Marsma Fajar Adriyanto Meninggal, Anak Menangis Sambil Peluk Erat Ibunya saat Tiba di Rumah Duka

Diberitakan sebelumnya, sebuah pesawat dikabarkan jatuh di Tempat Pemakaman Umum Kampung Astana RT 02/01, Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/8/2025). 

Pesawat latih jenis gantole dengan nomor ekor GT 500 PK-S126 ini membawa dua orang penumpang.

Satu orang dilaporkan tewas dan satu lainnya kiritis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Warta Kota, peristiwa ini terjadi pada Minggu pagi sekira pukul 10.00 WIB.

Pesawat tersebut diduga terbang dari Lanud Pondok Cabe.

Sinwan, warga Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor mengaku terkejut dengan jatuhnya pesawat di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

"Sebelum mendarat darurat, pesawat sempat terlihat berputar di udara di atas kawasan komplek BTN PGRI Ciampea," kata Sinwan saat dihubungi pada Minggu (3/8/2025).

Dia menjelaskan peswat jatuh pada saat warga tengah melakukan kerja bakti.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved