Selasa, 9 Juni 2026

Pemerintahan Prabowo Libatkan Mantan Aktivis, Faisol Riza: Perjuangan Belum Selesai

Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto melibatkan mantan aktivis masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih untuk ikut berkontribusi membangun negeri.

Tayang:
Editor: Junianto Hamonangan
YouTube @penjagaharapan
MANTAN AKTIVIS - Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza. Ia menyebutkan alasan dibalik langkah pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto mengajak mantan aktivis seperti dirinya terlibat dalam Kabinet Merah Putih.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto melibatkan mantan aktivis masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih untuk ikut berkontribusi membangun negeri. 

Salah satunya Faisol Riza, mantan aktivis Solidaritas Mahasiswa untuk Demokrasi (SMID) yang menjadi Wakil Menteri Perindustrian pada Kabinet Merah Putih

Faisol Riza mengatakan pemerintahan Prabowo membawa semangat untuk menuntaskan perjuangan-perjuangan bangsa Indonesia yang belum selesai di masa lampau.

“Jangan salah, bahwa kita ini masih memiliki perjuangan-perjuangan yang belum selesai. Dan perjuangan-perjuangan itu kan berangkat dari idealisme,” tutur Faisol dikutip dari YouTube Podcast @penjagaharapan, Minggu (6/7/2025).

Selain itu masih ada banyak agenda perjuangan bangsa yang belum tuntas sehingga para mantan aktivis dilibatkan.

Baca juga: Duit Rp 3 miliar Dikucurkan untuk Santunan Anak Yatim di Jakarta saat Festival Muharam

“Tetapi dari sudut pandang kita, dari sudut pandang aktivis, misalnya saya sedikit mewakili mereka, ya itu tadi, ada pertemuan nilai, pertemuan kepentingan yang dirasa bahwa: oh, mungkin bisa nyambung, mungkin bisa diwujudkan, mungkin bisa berbentuk sesuatu. Nah, itu juga bagian dari perjuangan,” jelasnya.

Ia menegaskan, di era pemerintahan Prabowo, upaya untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang semakin maju dan sejahtera terus diperjuangkan melalui program-program prioritas yang diinisiasi jajaran Kabinet Merah Putih.

“Nah, itu bagaimana kita perjuangkan agar menjadi sesuatu yang nyata, bisa diwujudkan. Dan di dalam pemerintahan pun ada perjuangan, bukan berarti tidak ada perjuangan,” imbuhnya.

"Misalnya, kepentingan masing-masing sektor: lingkungan hidup, kementerian agraria, kementerian ESDM, dan stakeholder-nya masing-masing, termasuk perindustrian, itu semua memiliki perjuangan-perjuangan yang mungkin tidak terlihat," katanya. 

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved