Berita Bogor
Gandeng BJB, BP Tapera, Pemkab Bogor Tawarkan Rumah Subsidi bagi ASN dan Pekerja
Pemkab Bogor bekerjasama dengan BJB dan BP Tapera untuk memasarkan rumah subsidi bagi ASN dan pekerja. Ini sungguh memudahkan.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen menyediakan perumahan yang layak bagi masyarakat.
Menggandeng, Bank Jabar Banten (BJB), Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Pemkab Bogor berencana menyediakan hunian subsidi untuk Aparatur Sipil Negara dan pekerja di wilayah ini
Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, Nana Mulyana, mengatakan hunian subsidi ini dibangun untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah dari Presiden Prabowo Subianto.
"Pemkab Bogor bersama BJB dan BP Tapera mendukung program Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Perumahan Rakyat yaitu membangun 3 juta rumah layak huni untuk MBR," kata Nana di Cibinong, Minggu (6/7/2025).
Baca juga: Masyarakat Risau Luas Rumah Subsidi 18 Meter Persegi, Hashim Janji Bakal Jauh Lebih Besar
Dia menjelaskan program rumah subsidi ini merupaka kesempatan emas dan luar biasa.
"Selain mendapatkan harga yang murah, para pekerja maupun buruh yang penghasilannya dibawah Rp 14 juta per bulan bisa memiliki rumah," paparnya
Pekerja bisa mendapatkan harga beli yang relatif murah yaitu Rp 185 juta. Tak hanya itu, para pekerja maupun buruh juga mendapatkan kemudahan, seperti pembayaran uang muka atau down payment yang relatif terjangkau.
"Uang mukanya sebesar Rp 1.850.000,-," tuturnya.
Baca juga: Rumah Subsidi di Bogor Terbengkelai Usai Ditinggal Pengembang, Warga Minta Pemkab Bogor Ambilalih
Mantan Camat Kemang itu menjelaskan, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor telah melakukan sosialisasi dan edukasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk pekerja di Kabupaten Bogor pada Jumat (4/7/2025).
Dalam kesempatan sosialisasi dan edukasi ini, Disnaker Kabupaten Bogor mengundang 50 HRD dari perusahaan - perusahaan swasta.
"Materi sosialisasi dan edukasi ini, selanjutnya akan kami sebarkan di Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) karena tidak semua perusahaan yang hadir pada hari ini," tuturnya.
Baca juga: Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo, Bupati Bekasi: Tak Hanya Rumah Subsidi, Tapi Perbaiki Rutilahu
Terpisah, Kepala Sub Divisi Pemasaran BP Tapera Ikhsan Damalik menjelaskan, bahwa jajarannya akan bekerja secara masif untuk mensosialisasikan dan mengedukasi pekerja terkait FLPP maupun Rumah Bersubsidi.
"Dengan adanya FLPP, maka pekerja maupun buruh semakin dimudahkan oleh Kementerian Perumahan Rakyat untuk membeli Rumah Bersubsidi," jelas Ikhsan Damanik.
Dia menambahkan secara keseluruhan, sudah ada 700.000 unit Rumah Bersubsidi dan 122.000 unit yang sudah terjadi akad jual beli dengan menggunakan sistem FLPP.
"Di Kabupaten Bogor, jumlah unit Rumah Bersubsidi setidaknya di angka 30.000 hingga 40.000 unit. Lokasinya ada di wilayah timur, utara, barat, selatan dan lainnya," ucapnya.
| Dukun Dibogor Berbohong, Gunakan Duit Palsu dalam Modus Penipuan Penggandaan Uang |
|
|---|
| Arus Balik Libur Lebaran 2026, 41.800 Mobil Tinggalkan Kawasan Wisata Puncak Bogor Menuju Jakarta |
|
|---|
| Tak Ada Pungli, Kapolda Jawa Barat Pastikan Keamanan Wisatawan di Puncak Bogor selama Libur Lebaran |
|
|---|
| One Way Jalur Puncak Bogor di Hari Kedua Lebaran 2026, Kendaraan Terpantau Padat di Simpang Gadog |
|
|---|
| Tak Ada Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Puncak Bogor saat Lebaran, Ini Sejumlah Titik Rawan Kemacetan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/nana-mulyana-subsidi.jpg)